Mau Piknik, Ayah dan 2 Anaknya Tewas usai Kecelakaan Bersenggolan dengan Motor Kerabat

SUKABUMI - Hendak menghabiskan akhir pekan bersama kedua anak dan kerabatnya, ayah beserta dua anaknya tewas kecelakaan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di jalan menuju objek wisata Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu, 27 Maret 2022.

Mereka meninggal setelah motor yang ditumpangi berboncengan tiga bersenggolan dengan motor yang dikendarai kerabatnya.

Kecelakaan maut berawal saat ketiga korban, Yusuf Santosa (45), Aditya Rahman (15) dan Ananda Fatir (7) hendak berwisata ke Geopark Ciletuh.

Kanit Penegak Hukum (Gakum) Satlantas Polres Sukabumi Ipda M. Yanuar Fajar mengatakan, kecelakaan maut terjadi saat mereka hendak berwisata ke objek wisata Geopark Ciletuh, tepatnya ke Pantai Palangpang Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Korban meninggal akibat kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di Kecamatan Ciemas menjadi tiga orang, awalnya hanya satu, tetapi dua lagi meninggal di rumah sakit," katanya dikutip Selasa (29/3).

Yusuf yang merupakan warga Kampung Kutakidul, RT 14/05, Desa Kutasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi mengajak wisata menggunakan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi F 4595 OU.

Rupanya Yusuf juga mengajak dua kerabatnya yakni Anindia Zikri (15) dan Rendi Maulana (15). Ajakannya tersebut pun disetujui oleh dua kerabatnya itu dan berangkat menggunakan sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi F 3965 SI yang dikemudikan oleh Anindia.

Akhirnya satu keluarga ini berangkat menuju Pantai Palangpang dengan menggunakan dua unit sepeda motor.

Awalnya perjalanan dari rumah menuju kawasan objek wisata UNESCO Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu berjalan dengan lancar.

Namun saat melintas di Jalan Raya Geopark Ciletuh, tepatnya Kampung Cikoreang, RT 04/08, Desa/Kecamatan Ciemas yang kondisi jalannya menurun dan menikung, Yusuf tidak bisa mengendalikan sepeda motornya dan kemudian oleng ke kanan jalan dan berbenturan dengan sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Anindia.

Akibat benturan tersebut, Yusuf dan kedua anaknya serta dua kerabatnya terjatuh dari sepeda motor. Namun nahas bagi Yusuf, akibat kepalanya terbentur ke aspal, langsung meninggal di lokasi.

Sementara kedua anaknya yakni Ananda dan Aditya mengalami luka berat di bagian kepalanya.

Warga yang melihat adanya kecelakaan lalu lintas langsung memberikan bantuan dan mengevakuasi seluruh korban ke RSUD Palabuhanratu.

Dua anak Yusuf yang awalnya kritis akhirnya menyusul ayahnya dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani pengobatan di rumah sakit.

Sedangkan dua kerabatnya yakni Anindia dan Rendi hanya mengalami luka lecet saja. Jenazah ayah dan dua anaknya tersebut pun sudah dipulangkan ke rumah duka di Kecamatan Cisaat untuk segera dimakamkan.

"Meninggalnya ketiga korban karena luka parah di bagian kepala dan terdapat luka dalam, dari hasil olah tempat kejadian perkara kecelakaan tersebut akibat korban tidak mengenal kondisi jalan, sehingga tidak bisa mengendalikan sepeda motornya," ujarnya dikutip dari Fin.co.id.

Ia mengimbau kepada pengendara yang hendak menuju objek wisata Geopark Ciletuh agar berhati-hati, karena banyak tingkungan disertai tanjakan menukik dan turunan curam, kemudian memperhatikan kondisi kendaraan seperti mesin, rem dan lainnya serta jika ngantuk atau lelah lebih baik beristirahat sejenak untuk memulihkan kondisi stamina. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru