Mengaku Kafir, Nicho Silalahi Foto Bareng Jenderal Napoleon: Saya Berterimakasih Sudah Tindak Penista Agama

JAKARTA - Mengaku kafir, aktivis Nicho Silalahi justru berterimakasih kepada Jenderal Napoleon Bonaparte. Pasalnya, Napoleon sudah menindak penista agama.

Nicho Silalahi mengatakan, sebagai nonmuslim, dia mendukung sikap tegas yang diambil oleh Jendral Napoleon Bonaparte terhadap terdakwa penistaan agama M. Kece.

Diketahui, Napoleon saat ini sedang menjalani masa hukuman dan jadi tersangka atas kasus penganiayaan terhadap YouTube M. Kece.

M. Kece sendiri resmi divonis 10 tahun penjara atas kasus penistaan agama oleh Pengadilan Negeri (PN) Ciamis, Jawa Barat dalam sidang yang berlangsung pada April 2022 lalu.

"Sebagai Kafir saya berterima kasih terhadap Jendral Napoleon yang sudah bertindak benar terhadap penista agama Si Kace Itu," tulis Nicho Silalahi sambil mengunggah foto dirinya bersama Jendral Napoleon di dalam lapas.

Menurut Nicho Silalahi, tindakan Jenderal Napoleon benar. Hal itu agar tidak terjadi konflik agama seperti yang pernah terjadi di Maluku dan Poso 20 tahun silam.

"Keberaniannya untuk meredam konflik yang berbasis agama patut diapresiasi, sudah cukup Poso dan Ambon yang merasakan pedihnya Konflik atas Nama Agama," katanya.

Ketua Majelis Hakim Vivi Purnamawati menyatakan, M. Kece terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyiarkan berita bohong.

M. Kece juga dengan sengaja dianggap melakukan keonaran di kalangan masyarakat.

Atas perbuatannya, ia divonis sesuai dengan aturan pidana dalam Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sementara itu, dikutip dari Fin.co.id, Irjen Napoleon Bonaparte yang merupakan mantan kepala Divisi Hubungan Internasional Polri ini sedang menjalani masa hukuman 4 tahun atas kasus penerimaan suap dari terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra. Saat ini, dia juga jadi tersangka kasus penganiayaan terhadap M. Kece. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Brigadir Joshua 2 Kali Bertengkar dengan Bripka RR di Magelang dan Jakarta, Sebelum Akhirnya Ditembak Mati.
  • Pistol Glock 17 untuk Tembak Mati Brigadir J Bukan Milik Bharada E, Tapi Milik Ajudan Istri Ferdy Sambo.

Berita Terkait

Berita Terbaru