Menjelang Berakhirnya PPKM, Pengamat Sarankan Jokowi Mundur, Saiful Anam: Kasihan Rakyat

JAKARTA - Menjelang berakhirnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan Level 4 di Jawa-Bali, Presiden Joko Widodo disarankan untuk mundur.

Pasalnya, Jokowi dinilai tidak mampu menangani pandemi Covid-19 dan membuat rakyat Indonesia hidup dalam derita berkepanjangan.

Saran itu disampaikan oleh pakar politik dan hukum Universitas Nasional (Unas) Saiful Anam.

Dikutip dari RMOL, menurut Saiful, pemerintah kebingungan dengan adanya PPKM. Hal itu terlihat dari masing-masing kementerian dan lembaga yang penuh dengan persoalannya masing-masing.

"Mereka tidak dapat diandalkan pada saat masa sulit. Saya kira pemerintah kebingungan dalam mengatasi PPKM ini, bansos banyak yang ganda, ada yang tidak tepat sasaran, ada pemotongan dan bahkan ada yang dijadikan sebagai ajang menaikkan popularitas," ujar Saiful, Minggu (1/8).

Sehingga, Saiful menilai agar Jokowi angkat tangan jika tidak mampu dan disarankan untuk tidak memperpanjang kebijakan PPKM.

Menurutnya, jika mau serius mengatasi penyebaran Covid-19, maka negara harus hadir di tengah penderitaan rakyat.

“Negara saya kira sudah cukup lama menangani masalah ini tapi belum beres. Kalau misalnya tidak mampu silakan mundur sajalah, kasihan rakyat," pungkas Saiful. (*/ima)

Baca Juga:

  • Keren... Lokomotif Tua Buatan Jerman Sudah Diparkir di Taman Pancasila, Bakal Ada Lampu dan Suaranya.
  • Yusril Ihza Mahendra Dinilai Tidak Punya Etika sebagai Salah Satu Ketum, Mengkhianati Demokrasi demi Kepentingan Pribadi.

Berita Terkait

Berita Terbaru