Menjelang Iduladha, Pemeriksaan Hewan Ternak di Brebes Terus Digencarkan

BREBES - Empat hari menjelang Iduladha, pemeriksaan hewan ternak di Kabupaten Brebes terus digencarkan.

Pemeriksaan tersebut guna memastikan hewan ternak dalam kondisi sehat. Terutama berkaitan dengan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala DPKH Brebes drh. Ismu Subroto mengatakan, dari ratusan kandang ternak yang dipantau, belum ada temuan hewan ternak yang dijual dalam keadaan positif PMK. Bahkan, pemantauan dilakukan di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes oleh petugas dari DPKH.

"Masing-masing kecamatan ada 25 petugas yang kami terjunkan untuk memastikan hewan ternak yang dijual terbebas dari PMK," ungkapnya.

Dijelaskannya, pemantauan hewan kurban dilakukan hingga hari raya kurban tiba. Dalam pemantauan tersebut, pihaknya akan memberikan surat rekomendasi untuk penjualan hewan kurban.

"Setelah pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda wabah PMK kami akan memberikan surat rekomendasi penjualan hewan kurban. Dan sejauh ini tidak ada keluhan dari para peternak," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pemilik ternak sapi Muhammad Ibnu mengatakan, di kandang miliknya menyediakan 35 ekor sapi. Bahkan saat ini semuanya telah laku dipesan konsumen untuk kurban.

Termasuk satu ekor sapi seberat 800 kg yang dipesan Kejaksaan Agung RI. Dirinya mengaku, tingkat penjualan tidak terpengaruh meski di tengah wabah PMK.

"Untuk kesehatan kami pastikan aman dan alhamdulillah penjualan hewan kurban tidak terganggu. Karena dari petugas sudah rutin memeriksa dua minggu sekali ke kandang," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Semua Polisi yang Halangi Penyidikan Tewasnya Brigadir J Bisa Dipidana, Kompolnas: Mohon Sabar.
  • Sadis! Senjata Brigadir J Disebut Dipakai Pelaku Lain untuk Buat Alibi Baku Tembak.

Berita Terkait

Berita Terbaru