Merah Putih Dilarang Dikibarkan saat Indonesia Juara Piala Thomas, Ini Penjelasan Lengkap PBSI

AARHUS - Tidak diperbolehkannya pengibaran bendera merah putih saat Indonesia juara Thomas Cup 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10), masih menjadi buah bibir. Indonesia berhasil meraih Piala Thomas, usai menundukkan China 3-0 di partai pamungkas.

Ironisnya, keberhasilan Indonesia membawa lagi lambang supremasi tertinggi beregu putra itu tanpa diiringi bendera Merah Putih. Padahal, China, Denmark dan Jepang naik podium diiringi bendera negara masing-masing.

Kondisi ini merupakan dampak dari sanksi yang dijatuhkan Badan Antidoping Dunia (WADA). Atas alasan itu pula, tim Indonesia juara Thomas Cup 2020 tak bisa naik podium diiringi bendera Merah Putih.

Sebagai gantinya, tim Indonesia naik podium diiringi bendera PBSI. Hal itu disampaikan Ketua bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, menyusul penyataan Badminton World Federation (BWF) yang diterimanya.

“(Indonesia) Pakai bendera PBSI karena ini turnamen biasa, dan bukan regional. Kalau Olimpiade kan pakai bendera NOC (National Olympic Committee),” kata Roedy kepada detikSport, Minggu (17/10).

Pihaknya pun sangat menyayangkan hal itu. “Yah, begitu lah. Tapi Menpora kan bilang ini bukan masalah yang serius. Habis bagaimana?” sesalnya.

Selain tak diperbolehkan mengibarkan bendera Merah Putih, akibat sanksi WADA, Indonesia juga dilarang mengikuti bidding menjadi tuan rumah multievent. Bambang menyebut, hal itu disampaikan BWF melalui pesan singkat Whatsapp.

Indonesia hanya diperbolehkan mengikuti bidding turnamen biasa. “Tapi tak boleh bidding Asian Games, SEA Games, dan Kejuaraan Dunia. Itu ada suratnya dari BWF,” bebernya.

Untuk diketahui, Indonesia memastikan diri membawa pulang Piala Thomas usai menundukkan China dengan skor 3-0. Sayangnya saat perayaan pemenang dan penyerahan Piala Thomas ke-14 itu, bendera merah putih dilarang dikibarkan. (pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Novia Widyasari yang Diduga Bunuh Diri Sudah 2 Kali Dihamili Polisi Pacarnya dan 2 Kali Diaborsi.
  • Prihatin Wali Kota Portal Alun-alun, Warga: Kita Ingin Tak Ada Egoisme dan Arogansi Kekuasaan.

Berita Terkait

Berita Terbaru