Messi Enggan Bicara Kontrak, Dikabarkan Mantap untuk Hengkang dari Barcelona

BARCELONA - Kabar kelangsungan Lionel Messi di Barecelona terus menjadi perbincangan dan pokok bahasan pecinta sepakbola di seluruh dunia. Terbaru, Lionel Messi dirumorskan sudah bosan dan muak dengan segala perlakuan buruk yang dialaminya di Barca.

Hal itulah yang membuatnya enggan memperpanjang kontrak. Keputusannya kini mantap, ingin hengkang.

Laporan di Spanyol minggu ini mengklaim bahwa Messi menghentikan pembicaraan kontrak dengan Barcelona setelah negosiasi selama berbulan-bulan.

Kontrak Messi saat ini akan berakhir pada musim panas 2021 dan Kapten Barcelona itu berada di jalurnya untuk menandatangani kontrak jangka panjang baru, sebelum situasi berubah drastis.

BBC Sport dan Guillem Balague mengklaim Messi sudah tidak tahan dengan cara dia diperlakukan di klub dan menguraikan alasan superstar ingin meninggalkan raksasa Spanyol.

Selama ini Messi dianggap ‘bos tidak remi’ di klub. Ia bahkan dituding sebagai biang pemecatan pelatih, bisa memutuskan perekrutan pemain hingga pemilihan skuat.

Penyerang 33 tahun itu juga dikabarkan bersitegang dengan petinggi klub.

Sebenarnya, Lionel Messi memang menilai klub telah membuat kesalahan besar di bursa transfer dan departemen kepelatihan. Hal itu beberapa alasan yang membuatnya frustrasi karena kesalahan itu terus dilakukan.

Messi menghabiskan seluruh karir seniornya di Barcelona setelah melakukan debutnya saat berusia 16 tahun pada tahun 2003.

Tapi kini Messi siap-siap mengakhiri karirnya di Camp Nou, dengan sejumlah klub sudah dikaitkan dengan La Pulga. Mulai Manchester City, Juventus hingga kembali ke klub masa kecilnya, Newell Old Boys.

Memansanya ruang ganti Barcelona, krisis finansial karena pandemi corona ditambah performa tim yang angin-anginan membuat situasi semakin rumit.

Para pemain, yang dipelopori oleh Messi, menyetujui pemotongan upah 70 persen selama pandemi corona.

Namun publik banyak menyoroti Messi, termasuk petinggi klub yang menuding pemain berusia 33 tahun itu adalah dalang di balik semua keterpurkan Barca.

Messi juga dianggap berperan penting dalam kedatangan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid setahun yang lalu, tetapi sekarang meminta klub menjual pemenang Piala Dunia 2018 itu.

Dikatakan pula bahwa Messi bertanggung jawab atas pemecatan Tata Martino dan perekrutan Quique Setien.

Pada kenyataannya, Messi terus melakukan semua yang dia bisa untuk membuat Griezmann merasa betah di Barcelona, ​​bersama dengan bantuan striker Luis Suarez.

Lionel Messi sudah kehilangan kepercayaan pada pelatih kepala Setien. Pencetak gol sepanjang masa Barcelona sangat membutuhkan tim untuk meningkatkan dan mulai bersaing secara serius di Liga Champions lagi.

Perubahan sikap Messi ini tentu jadi kabar buruk bagi fans, dan harusnya bagi petinggi klub juga.

Ironisnya, berita mengejutkan tentang keinginan Messi hengkang ini datang tepat saat Barcelona terancam gagal mempertahankan gelar La Liga.

Blaugrana saat ini tertinggal empat poin dari rival abadi Real Madrid di klasifika, sementara La Liga musim ini menyisakan lima pertandingan. (fat/pojoksatu/zul)

Baca Juga:

  • Puji Anies Baswedan soal Postingan Ike Muti, Founder Rumah Nawacita: Kepemimpinan yang Mengayomi, Pemaaf, dan Arif.
  • KAMI Bukan untuk Memakzulkan Seseorang atau Rezim, Ahmad Yani: Di Bawah Kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia Semakin Terpuruk.

Berita Terkait

Berita Terbaru