Minta Alasan UAS Ditolak Masuk, KBRI Kirim Nota Diplomatik ke Kemenlu Singapura

JAKARTA - Penolakan masuk Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Singapura berbuntut panjang. Kementerian Luar Negeri melalui KBRI di Singapura telah mengirimkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Singapura.

KBRI meminta penjelasan alasan penolakan masuk UAS. Menurut keterangan Kemlu, KBRI Singapura langsung melakukan komunikasi dengan Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura.

Ini langsung dilakukan terkait penolakan masuk WNI dengan inisial ASB atau Abdul Somad Batubara, bersama enam anggota rombongannya. "Penolakan (refusal of entry) didasarkan alasan 'tidak eligible untuk mendapatkan izin masuk berdasarkan kebijakan imigrasi' (being ineligible for the issue of a pass under current immigration policies)," kata Kemlu.

Di samping itu, KBRI juga telah mengirimkan nota diplomatik kepada Kemlu Singapura untuk menanyakan lebih lanjut terkait alasan penolakan tersebut. "KBRI masih menunggu keterangan lebih lanjut dari Kementerian Luar Negeri Singapura atas Nota Diplomatik tersebut."

UAS bersama keluarga dan kerabatnya pergi ke Singapura, Senin (16/5) lalu, dari Batam dalam rangka berlibur. Ia kemudian ditahan di imigrasi hingga akhirnya dipulangkan.

Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo menjelaskan UAS telah mendapatkan peringatan not to land (NTL) dari otoritas Singapura. Sehingga dia tidak boleh berada di negara tersebut.

NTL sendiri dikatakan sebagai kebijakan yang umum diberlakukan oleh setiap negara. (rmol/zul)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru