Minta Malioboronya Tegal Dihentikan, Massa Akan Geruduk Balai Kota Tegal Rabu Lusa

TEGAL - Ratusan massa dari berbagai elemen berencana akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Tegal, Rabu (23/3) mendatang. Mereka sudah menyiapkan sejumlah tuntutan.

Di antaranya penghentian proyek city walk di sepanjang Jalan Ahmad Yani atau yang dikenal dengan Malioboronya Tegal dan pembongkaran portal di sejumlah akses masuk ke kawasan Alun-alun Tegal.

Kordinator Aliansi Masyarakat Tolak Proyek Jalan, Ahmad Yani Fauzan Jamal mengatakan, dalam aksinya nanti sejumlah elemen juga direncanakan akan bergabung. Di antaranya, pedagang, mahasiswa, dan masyarakat yang merasa dirugikan dengan sejumlah kebijakan Pemkot Tegal.

"kami juga sudah mendapatkan konfirmasi ada lagi beberapa elemen masyarakat yang akan bergabung," katanya.

Menurut Fauzan Jamal, tidak hanya pembatalan proyek di Jalan Ahmad Yani dan pembongkaran portal, massa juga sudah menginventarisasi persoalan-persoalan lainnya yang akan disuarakan saat aksi nantinya.

"Kita meminta agar para PKL dikembalikan ke tempat semula, serta larangan parkir dan berjualan di Jalan Pancasila dicabut," tandasnya.

Fauzan mengakui untuk portal penutup kawasan Alun-alun memang sudah dibuka. Tetapi, tuntutan dari warga agar itu dibongkar permanen.

"Ya, kalau dibuka sewaktu-waktu bisa ditutup lagi. Kita minta dibongkar permanen," pungkasnya. (muj/zul)

Baca Juga:

  • Brigadir Joshua 2 Kali Bertengkar dengan Bripka RR di Magelang dan Jakarta, Sebelum Akhirnya Ditembak Mati.
  • Pistol Glock 17 untuk Tembak Mati Brigadir J Bukan Milik Bharada E, Tapi Milik Ajudan Istri Ferdy Sambo.

Berita Terkait

Berita Terbaru