Minta Rekannya Dilepas, Oknum Polisi Acungkan Badik di Kantor BNNK

WATAMPONE - Oknum polisi mengamuk di kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone. Minta pelaku narkoba dilepas.

Oknum polisi tersebut berinisial AD dengan pangkat brigadir polisi (brigpol). Tugas di Polres Bone. Saat datang ke kantor BNNK Bone, AD mengendarai Toyota Etios berwarna merah muda dengan plat DD 54 TU.

AD datang ke BNNK pada Rabu, 11 November sekira pukul 08.00. Dia datang bermaksud menjenguk tiga terduga pelaku penyalahgunaan narkoba yang diringkus, Rabu (11/11) dinihari, sekira pukul 02.00 Wita. Saat datang di BNNK, AD langsung menuju lantai dua.

Tak lama kemudian dia turun di lantai satu, lalu mengamuk minta agar ketiga orang itu dilepas. Tak berselang lama, badik yang terselip di pinggang AD dikeluarkan lalu diacungkan ke hadapan anggota BNNK Bone.

"Lepaskan itu yang kau tangkap," ujar AD setengah berteriak.

Namun aksi AD dihentikan anggota BNNK yang juga berlatar belakang anggota Polri. Lalu AD keluar ruangan ruangan.

Hingga akhirnya, AD kembali bikin heboh, lantaran berusaha memprovokasi dengan memacu pedal gas kendaraannya yang menggunakan knalpot bogar.
Setelah itu dia pergi.

Kemudian pada pukul 14.36 Wita, AD datang kembali ke BNNK. Dia membawa orang tua pelaku yang diamankan. Akan tetapi, tak lagi emosi.

"Mohon izin saya antar orang tua yang diamankan tadi malam," kata lelaki berkepala plontos itu. Kemudian dia diarahkan ke lantai dua. "Ke lantai 2 ki pak," jawab petugas BNN singkat.

Ketiga pelaku yang ditangkap berinisial WG, WS, dan H. Mereka ditangkap di Kelurahan Palattae, Kecamatan Kahu, Rabu (11/11) dinihari. Dari penangkapan tersebut ditemukan barang bukti berupa dua saset diduga sabu, dua alat bong, 8 bungkus saset plastik bening kosong, dan telepon tiga unit.

"Tiga terduga pelaku ditangkap dari laporan masyarakat setempat," kata Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husein.

Selain itu, ditemukan pula uang sebanyak Rp19 juta dari dompet dan kotak warna hitam. Juga ada satu unit senjata sofgun beserta satu botol amunisi.

Selain itu, petugas juga mengamankan 12 butir peluru kaliber 38 serta tujuh
botol gas CO2. "Kita masih melakukan pemeriksaan soal itu," tambah Ismail.

Sementara Kasi Propam Polres Bone, Iptu Ahyar, mengaku belum mengetahui terkait adanya oknum anggota polisi yang mengamuk di kantor BNNK. "Untuk sementara belum ada laporan ini. Kalau pun benar pasti akan diproses," singkatnya. (dir/zul)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru