Mirip Dongeng, Gadis 16 Tahun Disiram Air Panas Ibu Tiri yang Kurang Belaian

KALTENG - Kisah ibu tiri yang kejam seperti dalam dongeng Bawang Merah dan Bawang Putih rupanya
dialami seorang gadis berinisial AF (16).

Gadis yang baru duduk di kelas 1 SMA ini mengalami pemukulan dan penyiraman air panas oleh ibu tirinya berinisial S yang diduga kurang perhatian suaminya.

Akibatnya, gadis asal Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah itu kini harus menjalani perawatan medis.

Dikutip dari Pojoksatu, peristiwa mengenaskan bak dongeng Bawang Putih dan Bawang Merah itu sudah dialami AF sejak lama.

Dari informasi yang didapat, peristiwa mengerikan menimpa korban terjadi secara beruntun.

Terhitung sejak bulan Maret 2021, hingga terakhir terjadi pada 27 April 2021.

Semua peristiwa tersebut dialami AF di rumah kontrakan tempat mereka tinggal selama ini di Kecamatan Katingan Tengah.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah mengatakan, korban awalnya disuruh mengerjakan pekerjaan rumah.

Mulai dari mencuci pakaian, memasak, hingga mengasuh adiknya. Namun S menilai pekerjaan korban dinilai salah dan membuat ibu tirinya marah besar.

Kemarahan S itu berujung pada kekerasan fisik kepada gadis itu.

“Selain mendapat kekerasan fisik, korban juga diancam pelaku untuk tidak menceritakan kejadian tersebut ke orang lain. Termasuk kepada ayahnya sendiri,” ungkap AKBP Andri Siswan Ansyah, akhir pekan kemarin.

Akan tetapi, sebaik-baikya bangkai disimpan akhirnya tercium juga.
Kekerasan sang ibu tiri kepada AF pun akhirnya terbongkar yang berujung pada penangkapan oleh polisi.

Berdasarkan pemeriksaan, penganiayaan itu dilakukan S lantaran kurangnya perhatian dari suami atau ayah kandung AF.

Akibat perbuatan S, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya.
Bagian kaki melepuh karena disiram air panas, bagian mata sebelah kiri bengkak bekas dipukul, dan juga luka pada bagian tubuh lainnya.

Orang nomor satu di Polres Katingan ini juga menceritakan, terungkapnya kasus ini setelah tetangga korban mengetahui adanya penganiayaan itu.

Selanjutnya, tetangga korban melaporkan ke RT dan ditindaklanjuti laporan ke Polsek Katingan Tengah.

“Penganiayaan yang dilakukan pelaku ada yang menggunakan benda tajam seperti parang kecil, hingga pemukulan dengan menggunakan tangan kosong,” ungkapnya.

“Pelaku sudah kita tetapkan menjadi tersangka, dan sudah kita tahan beserta beberapa barang bukti,” katanya. (Pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Bukan 1, Polisi Akui Terima 3 Laporan Terkait Dugaan Benny K Harman Tampar Pegawai Restoran.
  • Jika Nasdem Bersama Golkar, PAN, PPP, dan PKB Usung Ganjar, Pengamat: Ini Skenario Jegal Anies Baswedan.

Berita Terkait

Berita Terbaru