Mobil Mewah Dibakar dan Diancam Dibunuh, Via Vallen Masih Bingung Apa yang Sudah Terjadi

SIDOARJO - Pedangdut Via Vallen angkat suara perihal pembakaran mobil mewahnya oleh orang yang diketahui bernama Pije. Pelantun 'Sayang' ini juga mengaku sempat syok diancam mau dibunuh oleh pelaku.

"Maaf juga untuk semua media, karena kemarin saya belum bisa berkomentar apa-apa. Kemarin saya masih bingung dengan apa yang sudah terjadi," kata Via Vallen di Instagram miliknya, Rabu (1/7).

Perempuan berusia 28 tahun itu mengungkapkan, menemukan tulisan di tembok rumahnya yang berisi ancaman soal kematian. "Karena juga ada tulisan bernada ancaman di tembok rumah yang cuma bisa di baca di bagian kata 'Mati Kalian'," ucapnya.

Kini, Via Vallen sudah bisa bernapas lega setelah mengetahui pelaku sudah diamankan oleh pihak yang berwajib. "Terima kasih untuk kepolisian, PMK dan semua pihak yang sudah membantu. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini dikemudian hari," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, mobil Toyota Alphard berwarna putih milik Via Vallen dibakar orang tak dikenal saat diparkir di samping rumahnya. Peristiwa tersebut berlangsung di kediaman Via Vallen di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/6) dini hari.

Sebelum membakar mobil, pelaku sempat menulis pesan berisi ancaman di tembok dekat gerbang rumah Via Vallen. Pesan itu bertuliskan, "Kibus ada, ada gak kasih haku, pije persa, pije 97 mati kau bang.'' (din/zul/fin)

Baca Juga:

  • Terus Merebak, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Brebes Capai 64 Kasus.
  • Tak Ada Prediksi Akurat, Pengamat: Zona Hijau Bisa Tiba-tiba Berubah Jadi Merah Bahkan Hitam.

Berita Terkait

Berita Terbaru