Momentum Hari Jadi Kabupaten Tegal, Gotong Royong Pulihkan Ekonomi dari Pandemi Covid-19

SLAWI - Selasa (18/5) hari ini, Pemkab Tegal merayakan hari jadinya yang ke-420 dengan berbagai harapan dari masyarakat. Bahkan momentum hari jadi ini, pimpinan DPRD Kabupaten Tegal berharap dengan adanya slogan Gotong-Royong, pemerintah diminta tetap konsekuen memulihkan ekonomi di tengah pandemi covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Agus Salim SE MM, Selasa (18/5), mengatakan semua harus bangkit bersama-sama melawan dan mengejar ketertinggalan selama pandemi Covid-19. Dia tidak menampik, geliat ekonomi memang mulai membaik.

Hal itu dirasakan dengan adanya aktivitas ekonomi yang berangsur naik. Optimisme itu dijadikan semangat bangkit untuk Kabupaten Tegal menjadi lebih baik.

"Masyarakat diminta untuk ikut membantu pemerintah dalam menjalankan program-programnya. Kami berharap masyarakat tambah rukun dan sejahtera," katanya.

Agus Salim berharap pembangunan di Kabupaten Tegal agar lebih baik meski keterbatasan anggaran. Sistem pemerintahan juga menjadi lebih baik, sehingga untuk mencapai kesejahteraan masyarakat mudah tercapai. Dengan sistem diperbaiki supaya perekonomian tetap naik.

Adapun Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PDI Perjuangan, Rustoyo meminta agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan, walaupun di sisi lainnya ekonomi juga penting. Kondisi itu harus berjalan beriringan agar masyarakat sehat dan ekonomi lebih baik.

"Kesehatan memang diutamakan, tapi ekonomi juga harus tetap berjalan," ucapnya.

Dia meminta infrastruktur mulai dibenahi setelah dua tahun anggaran sangat minim. Anggaran hibah yang selama ini cukup tinggi, diminta untuk bisa dialihkan ke anggaran infrastruktur, karena masyarakat sudah sangat kesusahan dengan rusaknya infrastruktur di Kabupaten Tegal.

"Semoga kedepan menjadi lebih baik, dan covid-19 segera berakhir," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi Gerindra, Rudi Indrayani SH. Menurutnya, pada momentum hari jadi ke-420 Kabupaten Tegal ini, pihaknya berharap kondisi pandemi Covid-19, tidak lantas membuat etos kerja aparatur pemerintah kendor.

Keterbatasan anggaran akibat fokus dalam penanganan covid-19, tidak menjadikan alasan dalam melayani masyarakat. Semua masih bisa berbuat banyak di tengah situasi yang serba sulit. Harus bangkit dan tetap semangat.

Dirinya siap mengawal visi dan misi Bupati Tegal, Umi Azizah dan Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie. Hal itu tujuannya agar pemimpin Kabupaten Tegal yang telah berusia 420 tahun, fokus terhadap urusan yang sedang dihadapi.

"Apalagi masih banyak PR yang harus dikerjakan dalam waktu dekat. Utamanya soal kebangkitan ekonomi di masa pandemi Covid-19," ujar Rudi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi Partai Golkar, Agus Solichin berharap aturan harus tetap ditegakan. Utamanya soal investasi yang tengah marak digaungkan Pemkab Tegal.

Pihaknya bukan tidak pro investasi, namun aturan investasi harus tetap dijalankan agar tidak menjadi persoalan dikemudian hari. Dirinya menilai penegakan aturan dimaksudkan agar investor juga bisa taat terhadap aturan yang ada. Namun, bukan berarti mempersulit proses pengajuan izin.

Izin dipermudah dan dipercepat agar investor mau menanamkan modalnya di Kabupaten Tegal. Lingkungan sekitar juga harus dilindungi, sehingga pendirian pabrik atau usaha lainnya bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar. (adv/guh/zul)

Baca Juga:

  • Laksamana Enam Bulan.
  • Bed Pasien Covid-19 di RSI Penuh, Dua Rumah Sakit Lainnya Tersisa Sedikit.

Berita Terbaru