MotoGP Mandalika Terancam Dibatalkan Dorna Sports Jika Peserta Harus Dikarantina

JAKARTA - Promotor MotoGP Dorna Sports mengancam akan membatalkan seri balapan MotoGP, termasuk MotoGP Mandalika Indonesia jika peserta MotoGP harus dikarantina.

Pkeputusan pembatalan balapan MotoGP itu ditegaskan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta apabila negara tuan rumah mewajibkan para pebalap MotoGP menjalani karantina sampai 14 hari.

“Jika kami dikarantina selama 14 hari, jawaban kami jelas. Kami tidak akan pergi ke sana (lokasi MotoGP),” ujarnya seperti yang dikutip dari Italy24News, Minggu (16/1).

Dia pun mencontohkan pada 2021, MotoGP Texas berlangsung dengan lancar tanpa karantina. Tapi hanya cukup menggunakan sistem gelembung dan menunjukkan kelengkapan dokumen vaksinasi.

"Selebihnya, mereka bisa meminta kami untuk membawa sertifikasi vaksinasi atau dokumentasi seperti yang kami lakukan tahun lalu. Apa yang kita lihat di Amerika Serikat tahun lalu harus jadi contoh,” katanya.

Ditegaskannya, balapan MotoGP 2022 bisa bertambah dan berkurang. Sebab dapat dimungkinkan pihaknya membatalkan lomba.

“Kami targetkan 19 Grand Prix. Namun, acara bisa dibatalkan," tegasnya.

Bagaimana dengan MotoGP Mandalika? Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan seluruh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) harus menjalani karantina 7x24 jam alias tujuh hari.

Jika dilihat dari pernyataan Dorna, tentunya MotoGP Mandalika tidak akan dibatalkan. (fin/zul)

Baca Juga:

  • Ngabalin Trending di Twitter! Sebelumnya Sebut Jokowi Terganggu Manuver Menteri, Sekarang Bilang Begini.
  • Tuding Menkes Terjaring Mafia Vaksin, Relawan Jokowi: Emang Bener Kok.

Berita Terkait

Berita Terbaru