Nakes di Puskesmas Banjarharjo Divaksinasi Covid-19, Kapus: Insya Allah Aman dan Halal

BREBES - Hari ini, tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Brebes melakukan vaksinasi Covid-19 secara serentak. Tidak terkecuali di Puskesmas Banjarharjo Kecamatan Banjarharjo yang melakukan vaksinasi terhadap ratusan nakes.

Kepala Puskesmas (Kapus) Banjarharjo dr Bambang Wahyu Widodo mengatakan, total hari ini ada 100 nakes lebih yang dijadwalkan melakukan vaksinasi Covid-19. Jumlah tersebut terdiri dari 92 nakes di lingkungan Puskesmas Banjarharjo, 11 dari Klinik PKU Muhammadiyah dan delapan orang dari Klinik Banjar Medika dan delapan nakes lainnya dari klinik yang berada tidak jauh dari puskesmas.

"Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Banjarharjo ini merupakan kegiatan serentak di Kabupaten Brebes. Dan kebetulan di Puskesmas Banjarharjo ada 100 lebih nakes yang dijadwalkan akan divaksinasi," ujarnya saat ditemui usai pemberian vaksin di Aula Puskesmas Banjarharjo, Kamis (28/1).

Dokter Bambang menjelaskan, sebelum nakes tersebut menerima vaksinasi Covid-19, mereka harus mengikuti berbagai tahapan. Di mana, kata dia, tahap pertama setiap nakes akan melakukan registrasi atau pendaftaran.

Namun, sebelum mendaftar, nakes tersebut akan dicek suhu badannya. Jika suhu badannya tinggi, maka tidak boleh masuk.

Setelah mendaftar, lanjutnya, nakes tersebut akan masuk ke tahapan selanjutnya yakni skrining. Di mana, di tahapan tersebut nakes akan dicek tensi darah apakah ada riwayat penyakit atau tidak.

"Nah di tahapan skrining ini tadi ada beberapa nakes yang gagal untuk divaksin. Hal ini karena ada beberapa faktor. Di antaranya, nakes tersebut memiliki tensi darah yang tinggi, memiliki riwayat penyakit bawaan maupun sedang sakit," ucapnya.

"Dan kebetulan tadi saya juga tensinya tinggi, sehingga nanti akan periksa ulang agar bisa ikut divaksin," lanjutnya.

Jika nakes tersebut sudah disuntik vaksin, lanjutnya, mereka tidak diperbolehkan langsung pulang. Melainkan, mereka akan disuruh istirahat di ruang yang telah disediakan (observasi) selama 30 menit.

"Dan jika dalam 30 menit itu tidak ada keluhan, maka nakes yang sudah divaksin akan diperbolehkan pulang. Dan mereka juga mendapatkan vitamin untuk dikonsumsi," ucapnya.

Dengan telah divaksinasinya para nakes, dirinya berharap kepada masyarakat untuk tidak takut atau ragu-ragu jika nantinya akan mendapatkan vaksin. Apalagi, vaksinasi Covid-19 ini aman dan sudah dinyatakan halal.

"Jangan takut dan jangan ragu-ragu. Vaksinasi ini insya Allah aman dan sudah dinyatakan halal," terangnya.

Salah seorang pegawai di BLUD Puskesmas Banjarharjo yang berhasil divaksin, Yunika Widyaningsih mengaku tidak merasa sakit saat disuntik vaksin. Bahkan, setelah diobservasi selama 30 menit dirinya tidak ada keluhan yang dirasa.

"Kayak digigit semut, gak sakit kok. Dan tadi setelah diobservasi juga gak ada keluhan. Insya Allah dua minggu ke depan saya akan divaksin lagi," pungkasnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Wakil Ketua MUI Sebut Jika Presiden Jokowi Ditahan Negara Berantakan, Habib Rizieq Ditahan Umat Berantakan.
  • Kota Tegal Semakin Panas, Wali Kota Laporkan Wakil Wali Kota ke Polisi atas Dugaan Rekayasa Kasus.

Berita Terkait

Berita Terbaru