Nasabah Heran, Uang Tabungannya di ATM Hilang Rp135 Juta, Begini Klarifikasi BCA

JAKARTA - Pemberitaan terkait tabungan seorang nasabah Bank Central Asia (BCA), Hebbie Agus Kurnia yang mengaku kehilangan uang tabungannya di rekening BCA senilai Rp135 juta membuat heboh publik, utamanya media sosial.

Ironisnya, uang milik Hebbie hilang melalui transaksi ATM, yang kartu dan sandinya dia pegang sendiri. Lebih mengherankan lagi, Hebbie selama ini berdomisili di Bandung, sementara penarikan tabungannya dilakukan di Surabaya.

Untuk mengkalrifikasinya, fin.co.id berusaha menghubungi pihak Bank BCA untuk menanyakan perihal kejelasan kasus tersebut. Melalui pesan singkat, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn pun memberikan klarifikasi.

Menurut Hera, kehilangan uang yang dialami Hebbie, diduga akibat skimming atau duplikasi kartu ATM. "Setelah dilakukan penelusuran, terdapat dugaan skimming (duplikasi kartu nasabah)," ujar Hera, Selasa (29/3).

Adapun terkait dengan penggantian uang yang hilang, Hera menegaskan bahwa kehilangan uang yang diakibatkan bukan oleh kesalahan dan kelalaian dari nasabah, maka Bank BCA akan melakukan penggantian 100 persen.

"Sehubungan dengan adanya keluhan salah satu nasabah di media sosial terkait dugaan kehilangan sejumlah dana via penarikan ATM, dapat kami sampaikan bahwa jika bukan kesalahan atau kelalaian nasabah, BCA berkomitmen mengganti 100 persen dana nasabah yang hilang," tegas Hera.

Dalam kesempatan yang sama, Hera mengimbau kepada para nasabah tabungan Bank BCA untuk sesering mungkin mengganti PIN atau pasword ATM, agar ATM tersebut tidak bisa disalahgunakan pihak lain, termasuk dengan modus skimming.

"Kami mengimbau kepada nasabah untuk dapat mengganti PIN secara berkala. Hal ini akan mencegah kejahatan skimming meskipun kode PIN ATM sudah pernah terekam oleh pelaku skimming," tuturnya.

Hera juga memastikan bahwa Bank BCA sebagai perbankan nasional tetap tunduk pada ketentuan regulator, dan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah.

"BCA sebagai lembaga perbankan nasional senantiasa menjalankan operasional perbankan sesuai dengan ketentuan regulator dan otoritas perbankan. BCA berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Hebbie Agus Kurnia, seorang nasabah Bank BCA melalui akun Twitter-nya, @hebosto mengeluhkan soal pernyataan Bank BCA usai ia mengadu kehilangan uang Rp135 juta dari tabungannya.

"Hari ini, gue baru sadar kalo isi rekening tabungan gue pribadi (peruntukkan tabungan) dibobol sama orang ga bertanggung jawab. Dan gue engga pernah nyangka, justru ini di rekening @goodlifebca," tulis Hebbie Agus Kurnia di akun Twitter-nya, @hebosto, dikutip Senin 28 Maret 2022.

"Tabungan gue diambil 135 juta di jam 1 pagi, 27 maret 2022 via penarikan ATM. Padahal ini ATM di gue, gue pegang. Gue domisili di Bandung, tapi penarikan ini dilacak di SURABAYA kata CS BCA," ujar Hebbie Agus Kurnia.

Dia menceritakan, kejadian itu terjadi pada hari Minggu 27 Maret kemarin. Dia bersama Istrinya saat itu berniat untuk belanja bulanan.

"Tapi pas tarik dana di ATM ada pemberitahuan kalo hari ini udah limit nariknya, gaboleh narik lagi," tulisnya.

"Gue bingung. Padahal isinya ada. Rekening yang khusus jadi tabungan buat keperluan anak anak, dari mulai pendidikan sampai ada split harian," Imbuh dia.

Dia sebut dari tabungannya yang Rp135 juta ditarik hingga tersisa Rp1 juta. Tabungannya ditarik pada jam 1 dini hari dengan nominal 2 juta melalui ATM. Dan juga melalui transferan.

"Seketika gue lemes. Yg niatnya beli susu buat anak, mendadak lemes," ucapnya.

Dia akui kecewa ketika mendengar respon pihak BCA yang menjawab tidak berjanji akan mengembalikan uangnya yang hilang.

"Jam 11 pagi gue coba kontak pihak BCA. Lama ditelfon.. kemudian ada 1 kalimat yang bikin gue ngeganjel, “Tapi pak.. di sini kami sebagai investigator ya, uang nya tidak janji kembali," ucapnya. (fin/zul)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Tabungan Brigadir J Diduga Dikuras Salah Seorang Tersangka Pembunuhnya, Pengacara Keluarga: Orang Mati Kirim Duit.

Berita Terbaru