Ngajak Online dan Kirim Gratis di HUT Kota Tegal ke-441

TEGAL - Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Tegal yang ke-441, JNE kembali hadir menggelar program webinar “Ngajak Online 2021” 15 April lusa. Program “Ngajak Online” ini telah diselenggarakan sejak tahun 2017, bertujuan memberikan edukasi mengenai strategi penjualan di era digital untuk meningkatkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Di tahun 2021, “Ngajak Online” akan mengusung tema “Goll..Aborasi Bisnis Online” dan juga akan diselenggarakan di 60 kota di seluruh Indonesia dalam rangka memeriahkan HUT kota-kota tersebut.

Kali ini workshop akan diselenggarakan secara virtual dalam bentuk webinar untuk mendukung para pengusaha Tegal di tengah pandemi Covid–19. Program berisi pelatihan gratis bagi pengusaha dan UMKM ini bertujuan agar produk berkualitas yang dihasilkan dapat dipasarkan secara luas melalui langkah – langkah strategis di era digital.

JNE menghadirkan dua perempuan hebat yaitu Khalimatus Sa’diyah yang merupakan owner Sambel Kdiyah dan Intan Maulida, Owner Mbakyune yang memproduksi aneka minuman tradisional dengan kemasan kekinian.

Kepala Cabang JNE Tegal, Subari menyampaikan, “UMKM di Tegal memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dapat memaksimalkan penjualan secara online. Karena itulah JNE hadir dan menyelenggarakan program webinar dengan tema “Goll..Aborasi Bisnis Online” untuk memberikan inspirasi mau pun pengetahuan kepada para pengusaha di Tegal dan sekitarnya."

Menurut Subari, Salah satu aktivitas yang terpenting dalam bisnis online adalah pengiriman, yang dapat menentukan keberhasilan suatu transaksi online. Mulai dari cara pengemasan paket, pemanfaatan produk layanan JNE sesuai kebutuhan, dan yang lainnya.

Selain penjelasan mendalam mengenai strategi distribusi paket serta pemasaran pada trend digital, JNE juga memberikan berbagai fasilitas bagi peserta webinar. Di antaranya adalah bonus 5 poin bagi member pendaftar baru JNE Loyality Card (JLC) dan 10 poin bagi peserta yang sudah terdaftar.

JNE Ngajak Online 2021 dimeriahkan juga dengan adanya doorprize menarik berupa paket produk UKM yang akan dibagikan kepada peserta, selain itu peserta juga akan mendapatkan sertifikat webinar (e-Certificate).

Tidak hanya itu saja, peserta juga mendapatkan keuntungan lain yaitu “JNE Ngajak Ngirim” dimana para peserta diberikan voucher gratis ongkir untuk layanan Reguler sebesar Rp100.000 dari Tegal ke seluruh wilayah di Indonesia. Voucher free ongkir ini dapat digunakan oleh peserta dalam jangka waktu 30 hari setelah acara webinar.

Program JNE Ngajak Ngirim akan digelar di 60 kota tempat digelarnya “JNE Ngajak Online”, yaitu Samarinda, Pasuruan, Balikpapan, Solo, Sorong, Tangerang, Denpasar, Jayapura, Toba Samosir, Bekasi, Bengkulu, Gorontalo, Cilacap, Sukabumi, Malang, Magelang, Tegal, Banda Aceh, Kupang, Depok, Cilegon, Semarang, Kendari, Jambi, Surabaya, Bogor, Bandar Lampung, Palembang, Madiun, Jakarta, Pekanbaru, Mojokerto, Medan, Tanjung Pandan, Manado, Palangkaraya, Purwakarta, Kediri, Padang, Cikarang, Bondowoso, Cirebon, Mataram, Probolinggo, Ambon, Karawang, Pangkal Pinang, Banjarmasin, Bandung, Palu, Yogyakarta,Timika, Bontang, Tasikmalaya, Tanjung Pinang, Pontianak Makassar, Tarakan Batam dan Ternate.

Berbeda dari tahun sebelumnya, sebagai rangkaian program HUT Kota Tegal, kali ini JNE mengadakan giveaway untuk 10 orang yang beruntung untuk mendapatkan produk UKM Malang yang tergabung dalam member JLC yaitu 5 produk dari @miemiebrownie dan 5 produk dari @yuswabatiktegalan.

Hal ini tentu salah satu bentuk dukungan JNE terhadap kemajuan UKM Tegal, serta bertujuan memperkenalkan produk UKM yang juga loyal customer JNE Tegal. Netizen ataupun warganet dapat mengikuti kuis giveaway ini melalui akun Instagram resmi JNE Tegal @jne.tegal dan @JNE_ID. Cukup dengan menuliskan harapan terhadap Kota Tegal. Periode kuis giveaway ini berlaku mulai 12-19 April mendatang. (adv/zul)

Baca Juga:

  • Keren... Lokomotif Tua Buatan Jerman Sudah Diparkir di Taman Pancasila, Bakal Ada Lampu dan Suaranya.
  • Yusril Ihza Mahendra Dinilai Tidak Punya Etika sebagai Salah Satu Ketum, Mengkhianati Demokrasi demi Kepentingan Pribadi.

Berita Terkait

Berita Terbaru