Ngaku Petugas BNN, Lima Penipu Jebak Korban dengan Narkoba dan Minta Uang Tebusan

JAKARTA - Aksi penipuan dengan menggunakan embel-embel aparat berhasil digagalkan. Lima pelaku penipuan diduga melakukan penjebakan terhadap korban atas nama Aftalah dan Rafhi dengan menuduh kedua korban menggunakan narkoba.

Dengan mengaku petugas Badan Narkotika Nasional (BNN), kelimanya berusaha memperdaya korban. Kelima petugas BNN gadungan bernama Adis, Rizki, Dika, Silva dan Lucky diringkus di Depok, Jawa Barat.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari menyampaikan hal ini, Rabu (5/8) dikutip dari Pojoksatu.

“Kelima pelaku mengaku pegawai BNN dan menjebak korban,” kata Arman dalam keterangan tertulisnya.

Para pelaku, kata Arman, sempat menyekap dan menyandera kedua korban sembari mengubungi keluarga korban untuk minta uang tebusan jika kedua korban ingin dibebaskan.

“Korban dituduh menggunakan narkoba, para pelaku menyekap dan minta uang tebusan kepada keluarga korban,” ungkapnya.

Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang. Atas laporan tersebut para pelaku berhasil ditangkap bersama barang bukti.

“Tadi malam kita tangkap, barang bukti borgol, soft gun, mobil, tanda pengenal BNN dan beberapa alat komunikasi serta uang tunai. Rencananya akan dilimpahkan ke Polresta Depok,” ungkap Arman. (fir/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Penuturan Teman Seangkatan Pembunuh dan Pemutilasi Sadis asal Tegal, Dulu Laeli Alim, Pintar, dan Berhijab tapi Berubah Setelah Kuliah.
  • Mengerikan! Djumadil dan Laeli Sempat Tidur Bareng Potongan Tubuh Korban Karena Kelelahan usai Mutilasi.

Berita Terkait

Berita Terbaru