Ngeri! Berseteru dengan Hotman, Iqlima Kim Ngaku Disantet, Hidungnya Keluar Darah dan Belatung

JAKARTA - Kabar menghebohkan datang dari mantan asisten pribadi Hotman Paris Hutapea, Iqlima Kim.

Di tengah perseteruannya dengan advokat kondang tersebut mencuat ke publik, Iqlima Kim mengaku mengalami gangguan kesehatan yang tidak biasa.

Iqlima Kim menyebut sakit yang dideritanya adalah nonmedis. Bahkan dia sempat muntah darah.

Dalam seminggu terakhir dirinya juga mengalami sakit pinggang yang tidak biasa.

Pengakuan ini disampaikan Iqlima Kim melalui rentetan Instagram Stories yang diunggah pada Rabu (11/5).

Dalam keterangannya, Iqlima Kim mengaku penyakit aneh itu dimulai dengan badan menggigil.

Disusul nyeri di tulang-tulang belakang. Seluruh badan dingin. Terutama di bagian kaki.

“Dan itu terjadi dalam beberapa waktu 20 sampai 30 menit lamanya. Dan setelah semua itu berangsur gantilah badan ke demam tinggi hampir 40 derajat Celsius (siklusnya seperti itu terus kalau serangan sudah selesai pasti next-nya demam tinggi),” tulis Iqlima Kim seperti dikutip melalui stories akun instagram @iqlimakim_ pada Rabu (11/5).

Menurutnya, serangan itu datang 2 hingga 3 kali dalam sehari. Lantas, Iqlima Kim memanggil dua orang pintar dengan dua analisis berbeda.

Iqlima Kim akhirnya menjalani rukiah didampingi seorang ustaz. Dia pun menceritakan apa yang disampaikan oleh dua orang pintar yang menolongnya.

“Yang satu bilang kalau aku dikirimi sama istri seseorang dari pedayakan dan katanya memang dia buat pinggang aku sakit (macam ketika keringkan baju). Yang kedua gak bilang apa-apa tapi dia ngeluarin sapu ijuk dari punggung aku yang kelihatan tajam banget,” tulis Iqlima Kim.

“Eh malamnya serangan itu datang lagi sampai akhirnya setelah serangan selesai, aku panggil orang ustaz untuk rukiah syariah. Dirukiahlah. Dan aku muntah. Dan muntahnya muntah darah dibarengi belatung (nauzubillah),” sambung Iqlima Kim.

Setelah rukiah, badan terasa lebih enak. Dia dan manajernya berangkat ke Jakarta. Di tengah jalan, serangan itu datang lagi. Badan menggigil, gigi gemeletuk.

Tiba di apartemen, Iqlima Kim langsung tidur. Sore harinya, ada orang pintar yang membantu dengan menotok sejumlah bagian di tubuhnya.

“Aku ditotok di bagian-bagian tertentu termasuk kaki (kanan dan kiri). Sakit luar biasa sampai aku minta berhenti. Ternyata kakiku kanan dan kiri berbeda sih. Karena memang sakit di pinggang dan punggung pun cenderung sebelah kanan,” cerita Iqlima Kim.

Orang pintar itu mengingatkan Iqlima Kim agar menyelesaikan problemnya sampai tuntas.

“Bahaya kalau nggak kamu bisa kehilangan seluruh berat badan kamu dalam waktu dekat. Aku enggak nafsu makan sama sekali kecuali juice dan buah sesekali (itu pun jarang sekali). Setelah itu badan sisa lemasnya saja. Demam tetap demam. Sakit kepala tetap sakit kepala. Tapi aku sudah enggak diserang lagi. Alhamdulillah,” tukas Iqlima Kim.

Setelah itu, Iqlima Kim tidur. Tetapi, dia terbangun dan berteriak-teriak minta plastik karena merasa ingin muntah.

“Akhirnya aku muntah banyak banget. Dan lagi-lagi muntah darah. Hal yang nggak masuk akal menurut aku,” urainya.

Keesokan harinya, Iqlima Kim kembali mengalami demam tinggi. Dia pun memutuskan ke rumah sakit.

“Hasilnya semua normal. Kecuali trombosit yang hanya 100. Karena rumah sakit yang aku datengin itu full, akhirnya aku dirawat di UGD. Mau dirujuk ke rumah sakit lain semua juga full. Jadi nggak bisa lanjutin perawatan,” tuturnya.

Iqlima Kim memutuskan rawat jalan saja. Dia mengaku tidak bisa jalan dengan sempurna. Sebab perut bagian kanan sampai pinggang belakang terasa sakit.

“Sampai akhirnya kemarin malam keluar darah dari mulutku. Disusul dari hidung juga. Darah seger dan sebanyak itu. Syok, kaget juga karena dateng secara tiba-tiba dan posisi aku lagi duduk,” tambahnya.

Menurutnya, hingga saat ini demamnya masih naik turun. Seluruh tulang masih sakit. Perut kanan sampai pinggang belakang juga masih sakit luar biasa. Kepala juga masih terasa ditusuk-tusuk.

“Badan tidak berenergi. Lemas lunglai, berat badan terus turun. Macam manusia tidak berfungsi. Aku sedih karena merasa ini bukan aku. Mohon doanya temen-temen agar aku cepet sembuh dan kembali normal seperti biasa,” pintanya.

Di akhir storiesnya, Iqlima Kim juga memposting mutasi rekening bank. Menurutnya hal itu dilakukan untuk menjawab adanya tuduhan kepada dirinya.

“Astagfirullah!! Dalam keadaan saya yang sedang sakit, saya dipaksa oleh keadaan untuk menjawab 1 statement pihak sana. Tapi hanya satu yang akan saya jawab. Yang lain biarkanlah. Saya tidak mau terkesan membela diri di publik. Point penting: saya tidak pernah menampik kalo saya pernah tinggal di sana selama 1 bulan kurang lebih (Mangga Besar). Dan tolong jangan anggap setiap orang yang tinggal/pernah di sana itu dengan pandangan negatif. Bersihin dulu fikirannya. Silahkan baca sendiri mutasi rekening ini. Pada tanggal berapa saya transfer. Cukup saya jawab ini saja. Saya perlu fokus terhadap kesehatan saya. Terima kasih,” pungkas Iqlima Kim dikutip dari Fajar.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Pistol Glock 17 untuk Tembak Mati Brigadir J Bukan Milik Bharada E, Tapi Milik Ajudan Istri Ferdy Sambo.
  • Tembakan Bharada E Hanya Lukai Brigadir J, Dahlan Iskan Dapat Bocorannya dari Mahfud MD.

Berita Terkait

Berita Terbaru