Niatnya Menolong Gadis dari Patroli Polisi, Eh Diperkosa Juga Setelah Dicekik dan Diancam

LOSARI - Tim Unit Reskrim Polsek Losari yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Tasudin akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku pemerkosaan, Selasa (12/4). Terduga pelaku, DY (55), warga Desa Prapag Kidul Kecamatan Losari Kabupaten Brebes ditangkap .

"Terduga pelaku berhasil kita amankan dan langsung dibawa ke Mapolsek Losari. Setelah menjalani Pemeriksaan di Polsek Losari, tersangka kemudian dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Brebes," ujar Kapolsek Losari AKP Ummi Antum Farich melalui Kanit Reskrim Polsek Losari Iptu Tasudin.

"Atas perbuatannya itu tersangka diancam Pasal 285 KHUP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," lanjutnya.

Di hadapan polisi, DY mengakui, awalnya hanya berniat menolong korban. Saat itu, dia melihat korban tengah berpacaran di semak-semak lahan persawahan yang sepi dengan pacarnya.

BACA JUGA: Sembunyi karena Ada Patroli Polisi, Gadis Asal Cilacap Malah Diperkosa Penolongnya di Tambak Ikan

"Niatnya, agar tidak terjaring razia polisi yang tengah melakukan patroli malam," akunya.

Di mana saat ada patroli polisi, kata dia, korban dan pacarnya meninggalkan sepeda motornya dan bersembunyi. Polisi lalu hanya mengamankan sepeda motor yang ditumpangi korban, karena diparkir di pinggir jalanan yang sepi.

Sebelumnya diberitakan, seorang gadis asal Kabupaten Cilacap diduga menjadi korban dugaan tindak pidana pemerkosaan, Rabu (6/4) lalu. Korban diduga diperkosa setelah sebelumnya diancam akan dibunuh oleh terduga pelaku.

Iptu Tasudin membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pemerkosaan yang dilakukan terhadap seorang gadis remaja asal Kabupaten Cilacap.

Korban yang merupakan karyawan swasta diduga diperkosa di area tambak di Desa Losari Lor Kecamatan Losari Kabupaten Brebes. "Iya benar ada seorang gadis yang laporan bahwa dirinya telah menjadi korban dugaan pemerkosaan," ujarnya, Rabu (13/4).

Kejadian itu berawal saat, Rabu (6/4), sekitar pukul 23.00 WIB korban bersama pacarnya sedang nongkrong di pinggir tanggul. Tiba-tiba mereka melihat mobil polisi yang sedang berpatroli.

Lantaran waktu sudah larut malam, kata Tasudin, korban dan sang pacar ketakutan, lalu memilih bersembunyi dan kabur. "Saat kabur itu, korban dan pacarnya berpencar dan meninggalkan sepeda motor yang mereka gunakan."

Oleh polisi sepeda motor yang ditinggalkan itu lalu diamankan, karena ditinggalkan di pinggir jalan. Petugas pun melanjutkan patroli.

Saat korban tengah bersembunyi di tambak, beber Tasudin, datanglah dua laki-laki yang tidak dikenal (salah satunya diduga tersangka) mendatangi korban. Lalu korban diajak oleh terduga tersangka ke warung.

"Selang beberapa menit petugas patroli datang melintas dan bertemu dengan terduga tersangka, namun korban disuruh bersembunyi. Polisi pun akhirnya melanjutkan perjalanan patrolinya menuju Polsek Losari," ucapnya.

Setelah petugas pergi, rinci Tasudin, terduga pelaku kembali mengajak korban ke area tambak dan mengancam korban. Menurutnya, terduga pelaku mengancam jika ingin selamat harus menuruti kemauannya, dan korban juga dicekik serta diancam akan di bunuh.

"Selanjutnya korban dipaksa untuk melepaskan celananya hingga akhirnya terduga pelaku menyetubuhi korban. Setelah disetubuhi kemudian korban diajak terduga pelaku ke salah satu desa di Losari," imbuhnya.

Barulah korban dipersilakan untuk menelepon pacarnya. Setelah dijemput pacarnya, korban pun menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya itu danmelaporkannya ke Polsek Losari. (ded/zul)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru