Novel Bamukmin Dikatai Kadrun Gila, Ruhut Sitompul Dibalas Rasis dan Fasis

JAKARTA - Dikatai kadrun gila oleh politikus PDIP Ruhut Sitompul, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin blak-blakan menyebut Ruhut rasis dan fasis.

“Jelas, pernyataan Ruhut sangat rasis dan fasis,” ujar Novel, Minggu (8/5).

Menurut Novel, pernyataan Ruhut tersebut sangat berbahaya bagi kesatuan bangsa dan negara.

Novel mengatakan, jangan sampai bangsa Indonesia terkena adu domba dari sekelompok orang.

“Mengelompokkan golongan dengan (sebutan, red) kadrun jelas jargon PKI,” jelasnya.

Novel mengatakan, dalam negara demokrasi, siapa pun berhak dipilih dan memilih.

Oleh karena itu, menurut dia, tidak ada salahnya saat dirinya ingin maju pada Pilpres 2024.

Pentolan 212 itu mengatakan, dari waktu ke waktu Indonesia selalu dipimpin seorang tokoh dengan berbagai latar belakang.

“Ruhut mungkin mau kembali ke zaman batu yang buta akan demokrasi,” kata Novel.

Novel juga heran saat Ruhut tampak mempermasalahkan daster sebagai sebuah pakaian.

Menurut Novel, tak ada yang salah dengan pemuka agama yang memakai pakaian model daster.

“Kasihan Ruhut ternyata gagal paham akut,” kata Novel.

Hal itu disampaikan merespons pernyataan Ruhut yang menyebut Novel seorang ‘kadrun gila’.

Dikutip dari Genpi.com, Ruhut menyampaikan hal itu karena Novel berniat maju sebagai cawapres pada Pilpres 2024. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Brigadir Joshua 2 Kali Bertengkar dengan Bripka RR di Magelang dan Jakarta, Sebelum Akhirnya Ditembak Mati.
  • Pistol Glock 17 untuk Tembak Mati Brigadir J Bukan Milik Bharada E, Tapi Milik Ajudan Istri Ferdy Sambo.

Berita Terkait

Berita Terbaru