Pagar Seng Dibuka Menjelang Peresmian, View Taman Pancasila yang Instagramable Terlihat Jelas

TEGAL - Sehari menjelang diresmikan, pagar seng yang selama ini menutupi Taman Pancasila dibuka pada Rabu (27/10) siang. Karenanya, pemandangan indah dari taman yang cocok untuk diabadikan di media sosial terlihat begitu menawan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal sendiri berencana membuka taman Pancasila pada Kamis (28/10) esok. Bertepatan dengan hari peringatan Sumpah Pemuda tahun ini.

Kepala Seksi Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Tegal Eva Paulina saat dikonfirmasi salah satu wartawan membenarkannya. Dia mengatakan, rencana besok dibuka bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda.

"Iya benar sudah dibuka (pagar). Besok (taman) sudah mulai dibuka," katanya.

Menurut Eva, meski dibuka, ada sejumlah tata tertib yang harus dipatuhi pengunjung. Di antaranya, mematuhi protokol kesehatan, sudah vaksin Covid-19 dan menjaga ketertiban.

"Pengunjung wajib melaksanakan protokol kesehatan (prokes), bisa menunjukkan bukti sudah vaksin, menjaga ketertiban, kesopanan dan keamanan serta kebersihan," ujarnya.

Selain itu, kata Eva, pengunjung juga dilarang merusak fasilitas taman, menginjak rumput, memetik tanaman dan mencoret-coret area taman dan melompati pagar. Juga tidak diperkenankan berjualan di dalam taman.

Kemudian, ujar Eva, pemkot juga membatasi waktu kunjungan. Dengan pengaturan untuk Senin-Jumat pukul 16.00 sampai 21.00 WIB. Sedangkan Sabtu-Minggu pagi pukul 06.00 sampai 10.00 dan sore pukul 16.00 sampai 22.00 WIB.

Selain itu, juga diberlakukan sistem shift kunjungan. Masing-masing 20 menit dengan pengunjung maksimal 50 orang. Kemudian saat Salat Maghrib yakni pukul 17.30 sampai 18.30 WIB tutup.

Sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, pihaknya berencana untuk membuka Taman Pancasila secara resmi pada saat peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis, 28 Oktober 2021.

Setelah dibuka, dirinya berharap warga Kota Tegal dan sekitarnya yang berkunjung dapat menjaga dan merawatnya dengan baik.

"Saya berharap kepada warga agar taman dijaga, dipelihara agar bersih. Tolong kalau selfie yang sopan jangan sampai merusak atau hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Dedy Yon juga berpesan, agar pengunjung tetap menjaga protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. Meskipun Kota Tegal sudah masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 tetapi jangan sampai lengah.

"Taman Pancasila ini juga ada Monumen Soekarno-nya. Ada dua tempat yakni di Cacaban dan di sini," ujarnya. (muj/ima)

Baca Juga:

  • Kota Tegal Sebentar Lagi Akan Punya Floating Market seperti Bandung di Kali Siwatu.
  • Bubarkan Paksa Massa, Aksi 212 Teriakkan Brimob Zalim!.

Berita Terkait

Berita Terbaru