Pameran Ikan Hias Warnai Hari Jadi ke-421 Kabupaten Tegal

SLAWI - Ikan hias dari berbagi jenis seperti koi, channa, manfish, koki dan neon warnai pameran ikan hias dan produk pakan ikan yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Tegal di halaman kantornya, Kamis (19/05).

Acara pameran yang berlangsung selama sehari untuk memperingati Hari Jadi ke-421 Kabupaten Tegal ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono.

Selain itu, berlangsung pula kegiatan sarasehan program pemberian layanan pengembangan usaha (PLPU) perikanan dan kontes ikan cupang.

Lewat sambutannya, Joko mengapresiasi digelarnya pameran ini, termasuk antusias dan partisipasi dari komunitas pegiat dan pembudidaya ikan hias.

“Mudah-mudahan dari sini akan semakin banyak masyarakat kita yang tertarik dan berminat memelihara ataupun membudidayakan ikan hias,” kata Joko.

Menurut Joko juga, potensi perikanan budidaya di Kabupaten Tegal ini cukup menjanjikan. Setidaknya untuk budidaya kolam ikan mencakup lahan seluas 48.480 meter persegi dengan jumlah pembudidaya sebanyak 436 rumah tangga perikanan.

Adapun untuk budidaya kolam tambak mencakup luasan 773,14 hektare dengan jumlah pembudidaya sebanyak 361 rumah tangga. Secara keseluruhan pembudidaya ikan ini terbagi ke dalam 119 kelompok.

Untuk lebih mengoptimalkan peran sektor perikanan sebagai penopang perekonomian masyarakat, Dinas Perikanan Kabupaten Tegal telah menyiapkan program PLPU perikanan untuk mengidentifikasi dan membina para pelaku usaha perikanan, khususnya kalangan pengusaha muda agar dapat mengembangkan rantai produksinya dari fase pembenihan, pembesaran sampai dengan pemasaran hasil produknya, termasuk hasil olahan berbahan baku ikan.

“PLPU ini merupakan bagian dari ekosistem program penumbuhan Wirausaha Pemuda pemula. Tujuannya adalah menciptakan terobosan dan inovasi pada setiap fase rantai produksinya, agar setiap produk perikanan yang ditawarkan bisa diserap baik oleh pasar,” jelasnya.

Menurut informasi data BPS tahun 2021, produksi perikanan tangkap di Kabupaten Tegal mampu mencapai 1.134 ton dengan nilai produksi total Rp11,5 miliar.

Sedangkan untuk produksi perikanan budidaya mencapai 2.404 ton dengan nilai produksi Rp134,13 miliar. Nilai produksi ini memberikan kontribusi nilai tambah sebesar 2,33 persen pada PDRB sektor perikanan Kabupaten Tegal tahun 2021 atau lebih tinggi dari targetnya yang sebesar 1,52 persen.

Capaian ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi yang baik antara Dinas Perikanan, PPL/PPB di lapangan, pelaku usaha perikanan, akademisi dan masyarakat.

“Saya berharap akan tumbuh minat generasi muda dan masyarakat pada umumnya untuk menekuni dunia usaha ekonomi produktif di bidang perikanan, di samping ada peningkatan produktivitas dan kapasitas dari para pelaku usaha perikanan tangkap, baik nelayannya maupun keluarganya serta pelaku usaha perikanan budidaya yaitu pembudidaya ikan konsumsi dan ikan hias beserta keluarganya,” harapnya.

Joko juga menginginkan melalui PLPU itu pula, akan ada peningkatan diversifikasi pengolahan produk hasil perikanan sebagai penghela nilai jual hasil perikanan dan digitalisasi model pemasaran sebagai bagian adaptasi kemajuan teknologi dan informasi yang terus berkembang.

Termasuk penumbuhan model integrasi pengembangan usaha sektor perikanan dengan sektor pertanian dan pariwisata lokal.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tegal Khofifah juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh partisipan dan peserta kontes ikan cupang.

Selain itu, untuk meramaikan acara, wirausaha pemuda binaan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal yang memiliki usaha produk pangan berbahan baku ikan juga diikutkan pada acara tersebut.

“Selain ada perlombaan, ada juga bazar ikan hias yang bisa bapak atau ibu beli. Saya harap acara ini, selain dapat mengedukasi kita semua, juga dapat berjalan lancar serta tentunya dapat membantu para wirausaha dalam mengenalkan produknya,” harapnya.

Khofifah juga menjabarkan, 67 peserta yg ikut dalam perlombaan ikan hias akan dilombakan dalam 10 kelas. Di mana untuk juara satu hingga tiga dari masing-masing kelas akan mendapatkan plakat dan uang pembinaan.

“Nanti pemenang grand champion juga akan mendapatkan plakat serta uang pembinaan sebesar Rp150 ribu,” kata Khofifah. (*/ima)

Baca Juga:

  • Terus Bertambah, Polisi yang Diamankan terkait Kasus Brigadir J di Tempat Khusus Jadi 19 Orang, Terperiksanya 63 Personel.
  • Diduga Menyimpang, Inspektorat Temukan Dugaan Penyelewengan Keuangan Desa di Kecamatan Ketanggungan Brebes.

Berita Terkait

Berita Terbaru