Pandemi, PMR Madya dan Wira Dikukuhkan Secara Virtual

SLAWI - Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira tingkat Kabupaten Tegal dikukuhkan secara virtual dengan menggunakan aplikasi zoom, di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal. Pengukuhan dipimpin langsung Ketua PMI Kabupaten Tegal Imam Sisworo.

Kata Imam, pembentukan PMR ini merupakan langkah untuk menyiapkan relawan tangguh PMI di masa depan. Para anggota PMR ini direkrut dari setiap sekolah.

"Setelah dikukuhkan, mereka akan dibina dan diberi motivasi. Di masa pandemi ini, PMR sangat penting," katanya.

Kendati angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sudah turun, tambah Iman Sisworo, untuk PPKM masih di level 3. Hal itu karena parameternya pencapaian vaksinasi.

Pada pekan lalu, vaksinasi baru mencapai sekitar 27 persen. Diharapkan, pekan ini meningkat agar bisa mencapai 50 persen. Jika sudah lebih dari 50 persen, maka level PPKM akan berubah menjadi level 2 atau 1.

"PMR sangat membantu untuk memberikan edukasi soal protokol kesehatan di setiap unit atau sekolah. Sehingga penyebaran Covid-19 dapat ditekan," tambahnya.

Pada para pelajar maupun anggota PMR, lanjut Iman Sisworo, untuk selalu menjaga prokes saat berada di lingkungan sekolah. Wajib pakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. Selain itu, para pelajar juga harus menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Imam menambahkan, PMR Madya ini merupakan pelajar SMP kelas 7 dan 8. Sedangkan PMR Wira berasal dari siswa kelas 10 dan 11.

"Semoga para PMR yang baru dikukuhkan ini bisa menerapkan tupoksinya di unit atau sekolahnya masing-masing," tambahnya. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Polisi Sederhana dan Jujur, Mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional.
  • Tes SKD Cuma Tujuh Detik, Ternyata CASN Ketahuan Curang Kerjakan soal Pakai Software.

Berita Terkait

Berita Terbaru