Parade MotoGP, Warga Jakarta Bisa Lihat Pembalap Dunia Lebih Dulu Meski Tak ke Mandalika

JAKARTA - Iring-iringan para pebalap MotoGP yang menunggangi motornya dari Istana Negara menuju Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (16/3), memicu antusiasme masyarakat Jakarta.

Bahkan ada salah seorang dengan sengaja bersepeda dari kediamannya demi melihat dari dekat para pembalap kelas dunia. Dia adalah warga asal Pulogadung bernama Miftah (69)

"Saya sangat mendukung karena memang saya suka," kata Miftah diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Warga lainnya bernama Indah (26) asal Lubang Buaya, Jakarta Timur juga mengaku sangat senang bisa menjadi saksi sejarah arak-arakan MotoGP.

"Enggak apa-apa enggak ke Mandalika, yang penting lihat pembalapnya duluan," timpalnya.

Presiden Joko Widodo menerima para pembalap kelas dunia itu di Istana Merdeka. Dalam momentum tersebut, hadir 20 pembalap yang di antaranya 16 pembalap MotoGP, 2 pembalap Moto2, 1 pembalap Moto3, dan 1 pembalap IATC yang berasal dari Indonesia.

Mereka tiba di halaman depan Istana Merdeka sekitar pukul 9.30 WIB dan langsung dikenalkan satu persatu kepada Jokowi oleh Dorna Managing Director, Carmelo Ezpeleta.

Seusai foto bersama di Istana Merdeka, para pembalap lalu menunggangi kuda besinya lengkap dengan atribut balap menuju Hotel Kempinski, Jakarta. Dalam iring-iringan ini, Presiden Joko Widodo yang sebelumnya dijadwalkan ikut bergabung memutuskan batal ikut parade. (rmol/zul)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru