Pastikan Indonesia Berangkatkan Jemaah Haji di Tahun Ini, Menag Akui Kuota Belum Jelas

JAKARTA - Kendati memastikan akan memberangkatkan haji tahun ini, sampai sekarang belum ada informasi apapun dari otoritas Kerajaan Arab Saudi perihal penyelenggaraan ibadah haji, termasuk yang berkenaan dengan kuota jamaah haji.

“Kepastian tentang ada tidaknya penyelenggaraan ibadah haji 1443H/2022M belum dapat diperoleh. Pemerintah Arab Saudi belum dapat melakukan pembicaraan terkait (itu),” papar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Namun, menag memastikan jamaah yang berhak berangkat haji pada 2020 akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini.

Pemberangkatan akan dilakukan setelah Pemerintah Arab Saudi membuka pintu masuk bagi jamaah haji asal Indonesia.

“Jamaah haji yang akan diberangkatkan pada 1443 Hijriah adalah jamaah haji yang berhak berangkat 1441 Hijriah atau 2020 Masehi,” kata menag dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI yang diikuti via daring dari Jakarta, Senin (17/1) dikutip dari Fajar.

Yaqut mengatakan, Kemenag tetap melakukan persiapan mengacu pada tiga skenario kuota jamaah haji. Yakni kuota jamaah penuh, kuota jamaah terbatas, atau sama sekali tidak boleh memberangkatkan jamaah ke Arab Saudi sebagaimana dua tahun lalu.

”Pemerintah saat ini masih bekerja dengan mempertimbangkan opsi penuh,” ujar dia.

Menag Yaqut berharap Arab Saudi segera memberikan kepastian mengenai penyelenggaraan pelayanan ibadah haji. Itu mengingat waktu untuk mempersiapkan pemberangkatan jamaah haji sudah semakin terbatas. (Fajar/ima)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru