Pastikan Kontak Erat TKI Pembawa Virus Varian Baru Sudah Dites dan Diisolasi, Ganjar: Kita Nunggu Hasilnya

SEMARANG - Dua warga Karawang yang menjadi TKI dari Arab Saudi pulang ke Indonesia dengan membawa varian baru virus corona Inggris atau dikenal dengan B.1.1.7.

Inisial mereka adalah M dan A, berjenis kelamin perempuan. M merupakan warga Kecamatan Lemah Abang dan A asal Kecamatan Pedes.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang dr. Nanik Djojana mengatakan dari dua orang itu, ternyata hanya satu yang masih berada di Karawang. Dia adalah M.

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan TKI yang membawa varian baru virus corona Inggris atau dikenal dengan B.1.1.7 di Brebes saat ini sudah menjalani isolasi mandiri.

Setidaknya 8 orang yang memiliki kontak erat dengannya, juga sudah diisolasi di rumahnya dengan pengawasan ketat. Mereka pun sudah diambil sampel darahnya dan pengujian dilakukan di Jakarta.

“Sudah saya cek tadi, sudah dilakukan tracing kurang lebih ada 8 orang yang berhubungan erat dan sudah dites semuanya pagi tadi dan hasilnya dikirim langsung ke Jakarta sehingga nanti kita akan nunggu hasilnya beberapa hari lagi,” ucap Ganjar di rumah dinasnya, Kamis (4/3).

Sambil menunggu hasil tesnya, Ganjar mengatakan bahwa mereka saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Isolasi juga dijaga dengan ketat. Namun dirinya berharap, mereka bisa dipindahkan ke tempat isolasi yang terpusat.

“Syukur-syukur kalau mau, mereka nanti dipindahkan ke tempat isolasi yang terpusat, tadi saya juga sudah kontak dengan sekda Brebes dan sudah diberikan laporan semuanya,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, dirinya langsung berkomunikasi dengan sekda Brebes saat kabar ini muncul. Ganjar menegaskan agar Satgas Covid-19 di Brebes mempercepat proses tracing dan memastikan mereka yang kontak erat langsung diisolasi.

“Untuk sementara kita karantina yang betul-betul mereka tidak berhubungan dengan orang lain sambil dipantau. Tapi nggak perlu ditakut-takuti, yang penting dipantau saja dibantu segala sesuatunya agar nyaman,” ujarnya.

Terlepas dari itu, Ganjar mengimbau agar masyarakat tidak hanya di Brebes tetap menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. Sehingga, penularan dapat dicegah sembari percepatan proses vaksinasi pada lansia yang beresiko tinggi terpapar.

“Masyarakat tetap jaga protokol kesehatan, dan mereka yang lansia ada kesempatan sekarang vaksinasi segera daftar agar bisa lebih cepet mereka mendapatkan vaksinasi sehingga setidaknya itu bisa memperkuat daya tahan tubuhnya. Tapi apapun yang terjadi juga itu mesti dipantau terus menerus,” tandas Ganjar. (*/ima)

Baca Juga:

  • Mahfud Sebut Negara Enggan Minta Bantuan Asing, Luhut: Pemerintah Telah Meminta Bantuan Negara Sahabat.
  • Politisi PDI Perjuangan Kritik Keras soal PPKM, Effendi Simbolon: Presiden Tidak Patuh Konstitusi.

Berita Terkait

Berita Terbaru