Pedagang Sayur Keliling Dapat Bantuan dari BRI

BUMIJAWA - Sejumlah pedagang sayur keliling yang menggunakan sepeda motor mendapatkan bantuan dari BRI Kantor Cabang Slawi Kabupaten Tegal.

Bantuan berupa keranjang sayur itu diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan Cabang BRI Slawi Sunarto kepada para pedagang sayur yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Sayur Barokah Desa Sigedong Kecamatan Bumijawa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, camat Bumijawa, kades Sigedong, Dukuhbenda, Batumirah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tamu undangan dan seluruh pedagang sayur keliling.

Pimpinan Cabang BRI Slawi Sunarto mengatakan, penyerahan bantuan itu dipusatkan di Balai Desa Sigedong, Jumat (24/12). Bantuan
keranjang sayur ini jumlahnya sebanyak 25 unit.

Diharapkan, keranjang dapat menunjang para pedagang sayur yang keliling ke desa-desa menggunakan sepeda motor.

"Bantuan ini berasal dari anggaran CSR (Corporate Social Responsibility) BRI," katanya.

Para pedagang sayur keliling, tambah Sunarto, semula bekerja sebagai karyawan pabrik di Jakarta. Namun, mereka terkena PHK karena imbas dari Covid-19. Sehingga mereka pulang kampung dan membuka usaha sebagai pedagang sayur keliling.

Mereka mayoritas merupakan penduduk Desa Sigedong dan beberapa dari desa lainnya di wilayah Kecamatan Bumijawa.

"Bantuan keranjang sayur ini sekaligus untuk memperingati HUT BRI ke-126. Tema dalam HUT kali ini adalah Memberi Makna Indonesia," tambahnya.

Seiring dengan bantuan tersebut, lanjut Sunarto, BRI juga memberikan fasilitas pembayaran nontunai kepada nasabah yakni menggunakan program Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pembayaran menggunakan metode QR Code ini tujuannya supaya transaksi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Termasuk juga untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sebab transaksi itu tidak menggunakan uang cash. Fasilitas ini juga dapat digunakan oleh para pedagang sayur keliling.

Terlebih, para pedagang juga mayoritas generasi muda yang tentunya mereka memiliki handphone android. Transaksinya bisa lewat handphone.

Tinggal klik QR Codenya. Jadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat memangkas waktu antrean.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sayur Barokah Desa Sigedong Miftahudin (33) mengucapkan syukur dan terima kasih kepada BRI Cabang Slawi yang telah memberikan bantuan berupa keranjang sayur berukuran besar kepada anggotanya.

Keranjang itu sangat bermanfaat untuknya karena selama ini, proses penjualan sayur yang dilakukan yakni berkeliling ke desa-desa menggunakan sepeda motor.

Sehingga keranjang itu dapat diletakkan di bagian jok belakang.
Keranjang diperkirakan bisa mengangkut sayuran sedikitnya 1 kuintal.

"Penghasilannya memang tidak banyak. Tapi alhamdulillah, bisa untuk makan dan kebutuhan hidup anak dan istri," tuturnya.

Dirinya merinci, untuk pendapatan setiap harinya, para pedagang hanya mengambil keuntungan sekitar 10 persen. Dengan begitu, ketika modalnya Rp1 juta sampai Rp1,5 juta, maka keuntungannya antara Rp100 ribu sampai Rp150 ribu. Keuntungan itu belum dipotong untuk bensin.

"Biasanya kelilingnya di sekitar Kota Slawi sampai Talang dan Kota Tegal. Berangkat dari Sigedong jam tiga pagi dan pulangnya sekitar jam 11 siang," tambahnya. (ADV/guh/ima)

Baca Juga:

  • Bukan 1, Polisi Akui Terima 3 Laporan Terkait Dugaan Benny K Harman Tampar Pegawai Restoran.
  • Jika Nasdem Bersama Golkar, PAN, PPP, dan PKB Usung Ganjar, Pengamat: Ini Skenario Jegal Anies Baswedan.

Berita Terkait

Berita Terbaru