Pemalang Zona Merah! Satgas Covid-19 Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas yang Tidak Penting

PEMALANG - Satgas Penanganan Covid-19 Pemalang meminta masyarakat untuk sementara membatasi diri dan mengurangi aktivitas yang sekiranya kurang penting agar tidak berpotensi menimbulkan kerumunan. Mengingat daerah ini berada dalam zona merah kasus penularan virus corona.

Sampai minggu kedua November, diketahui temuan pasien terkonfirmasi positif mencapai 999 kasus. Sejumlah klaster kasus baru pun bermunculan, baik di lingkungan keluarga maupun di tempat kerja.

Penambahan kasus terbanyak berasal dari klaster perusahaan tekstil di Pemalang. Dari catatan Satgas, ada 311 karyawan perusahaan tersebut yang positif terinfeksi virus corona.

"Pemalang saat ini zona merah, maka dari itu Satgas sangat berharap masyarakat bisa menahan diri mengurangi aktivitas, kalau memang bukan hal yang begitu penting, untuk membatasi kegiatan yang berpotensi berkerumun, berkontak erat dengan orang lain," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Pemalang Tutuko Raharjo, Sabtu (21/11).

Ia mengatakan, dukungan masyarakat sangat diperlukan agar penerapan protokol kesehatan bisa taat dijalankan. Sampai saat ini, penggalakkan tertib masker juga masih dilakukan Satgas melalui operasi yustisi di berbagai lokasi.

Tutuko menambahkan, untuk menekan perluasan virus, sampai sekarang Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan Pemalang secara temporer juga melayani masyarakat yang ingin menjalani tes swab.

Meski gratis, antusias masyarakat yang mengajukan diri menurutnya tidak begitu banyak. Sebab biasanya yang datang menjalani swab hanya untuk keperluan atau kepentingan tertentu.

"Datang ke Labkesda masih ada pelayanan, atau nanti dijadwalkan untuk swab massal," pungkasnya. (sul/ima)

Baca Juga:

  • Kasus Covid-19 Capai 1.625, Masyarakat Brebes Diminta Waspada.
  • Resmikan Masjid Agung Pemalang, Junaedi Pamitan dan Minta Maaf.

Berita Terkait

Berita Terbaru