oleh

Kebijakan Pemkot Tegal Bolehkan Salat Idul Fitri Merujuk Fatwa MUI

TEGAL – Kebijakan memperbolehkan masjid dan musala untuk menyelenggarakan Salat Idul Fitri merupakan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Itu merujuk dari fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang ada saat ini.

Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi mengatakan, pihaknya berkonsultasi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait masa relaksasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saat itu, gubernur mengingatkan agar Pemkot Tegal tetap berhati-hati dalam menerapkannya.

“Saat itu, gubernur menyampaikan agar kita berhati-hati dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Kemudian, kata Jumadi, saat dirinya menanyakan terkait Salat Idul Fitri, gubernur menyarankan untuk mengikuti anjuran Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selanjutnya, pihaknya melihat fatwa itu.

“Di dalam fatwa MUI disebutkan daerah yang mampu menahan laju Covid-19 dipersilakan melaksanakan ibadah di luar. Selain itu, kita juga mempertimbangkan Kota Tegal sudah zona hijau. Sehingga kita ambil kebijakan memperbolehkan salat id,” jelasnya.

Menurut Jumadi, pihaknya baru saja berdiskusi dengan MUI, Kemenag dan pihak terkait. Intinya mereka setuju penyelenggaraan Salat Idul Fitri di musala, masjid dan lapangan. Meski begitu tetap harus memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

“Nantinya pihak penyelenggara akan diminta untuk menerapkan protokol kesehatan itu,” tandasnya. (muj/ima)

Komentar

Berita Terbaru