Pemilik Saham Holywings Hotman Paris Minta Maaf ke Umat Islam: Mudah-mudahan Dikabulkan

JAKARTA - Enam karyawan Holywings sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus promo minuman beralkohol gratis untuk Muhammad dan Maria. Kasus yang menghebohkan itu, kini mendapatkan kecaman luas dari publik.

Tak mau masalah tersebut berlarut-larut, Hotman Paris Hutapea, salah seorang pemilik atau pemegang saham Holywings, mendatangi Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafis.

"Datang silaturahmi ke rumah Kiai Cholil Nafis selalu ketua MUI Pusat dan juga Rais Syuriah PBNU atas kesalahan yang dilakukan staf Holywings yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan menimbulkan ketersinggungan umat Islam,” kata Hotman melalui tayangan video di akun YouTube Cholil Nafis Official, Minggu (26/6).

Pengacara kondang tersebut menyampaikan permohonan maafnya atas permasalahan tersebut baik atas nama pribadi dan institusi Holywings. "Memohon maaf kepada bapak Kiai Cholil Nafis dan juga kepada umat Islam mudah-mudahan permohonan maaf kami ini dikabulkan,” ujar Hotman.

Hotman juga mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai ketentuan berlaku.

Di tempat lain, Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi menyesalkan adanya kasus promo minuman beralkohol bagi pengunjung Holywings yang bernama Muhammad dan Maria tersebut.

Namun Zainut tetap peringatkan agar masyarakat tidak terprovokasi dan bertindak anarkis atas peristiwa tersebut. Dia meminta warga tenang dan menyerahkan kasus ini kepada pihak berwenang.

"Serahkan semua proses hukumnya kepada pihak yang berwenang. Saya yakin polisi, jaksa dan hakim akan bertindak secara profesional, proporsional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan," ungkap Zainut.

Ia juga mengingatkan agar para pengusaha tak hanya mengejar keuntungan bisnis atau sekedar untuk meningkatkan promosi produknya, berani menabrak dan melanggar hukum dan mencederai kesucian agama.

Zainut juga mengapresiasi polisi dalam merespons promo Holywings yang diduga terkait dengan penistaan agama. Ia meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut. (dis/zul)

Baca Juga:

  • Terus Bertambah, Polisi yang Diamankan terkait Kasus Brigadir J di Tempat Khusus Jadi 19 Orang, Terperiksanya 63 Personel.
  • Diduga Menyimpang, Inspektorat Temukan Dugaan Penyelewengan Keuangan Desa di Kecamatan Ketanggungan Brebes.

Berita Terkait

Berita Terbaru