Penerima Bansos Dampak Covid-19 Rp300 Ribu di Pemalang Ditambah 20 Ribu Orang

PEMALANG - Kuota penerima bantuan sosial tunai untuk warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Pemalang, kini bertambah 20 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Sebelumnya, ada sekitar 38.933 warga Pemalang yang menerima bantuan ini, senilai Rp300 ribu perbulan.

Menteri Sosial Juliari Batubara, dalam kunjungan kerjanya ke Pemalang juga menegaskan penambahan kuota untuk daerah ini. Alokasi penambahan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat selama pandemi.

Ia pun meminta bagi masyarakat yang belum menerima bantuan tersebut, jangan mengadu di media sosial. Melainkan lapor baik- baik ke pemerintah.

"Jangan berbicara di media sosial, tapi datanglah ke kantor desa, kantor kecamatan. Laporkan bahwa saya belum mendapatkan bantuan. Kami pastikan akan dilayani, " kata Mensos Juliari di acara Penyaluran Bansos Tunai di Kantor Pos Taman Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jumat (20/11).

Bupati Pemalang Junaedi menyampaikan ungkapan trimkasih atas alokasi penambahan kuoata bantuan tersebut. Dirarapkan program bantuan yang bermanfaat ini dapat terus dilanjutkan.

Sementara itu, Kepala Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang Slamet Masduki mengatakan, bantuan tunai dampak Covid-19 hingga saat ini masih dibutuhkan masyarakat. Calon penerima bantuan untuk penambahan kuota tersebut didata dari pemerintah desa.

"Bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan bisa mengajukan," katanya.

Bantuan tersebut seperti biasa disalurkan melalui Kantor Pos di wilayah Kecamatan masing-masing. Namun untuk penambahan kuota ini, pihaknya belum dapat memastikan kapan mulai disalurkan. (sul/zul)

Baca Juga:

  • Ibunda Korban Kecelakaan Maut Ungkap Anaknya Ingin Dikirimi Video Burung Peliharaannya.
  • Lihat Mobil yang Ditumpangi Anaknya Ringsek, Ibunda Korban Laka Tol Maut Cipali Tidak Berhenti Menangis.

Berita Terkait

Berita Terbaru