Penonton MotoGP Mandalika Tak Perlu PCR Atau Antigen, Asal Sudah Divaksin Lengkap

JAKARTA - Penonton MotoGP Mandalika yang telah divaksin lengkap, tidak perlu melakukan tes Covid-19, baik tes PCR maupun antigen. Keputusan itu diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Aturan baru itu diterapkan karena mempertimbangkan cakupan vaksinasi Covid dosis kedua telah mencapai 70 persen. Secara keseluruhan capaian vaksinasi Covid-19 di NTB telah mencapai 92,5 persen dan dosis kedua 70,6 persen.

"Saat ini, NTB berada pada Level 1. Sesuai arahan Bapak Presiden, penonton MotoGP yang sudah divaksin 2 kali tidak perlu dites Covid lagi," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual terkait hasil Rapat Terbatas Evaluasi PPKM, Senin (7/3).

MotoGP Mandalika akan digelar pada 18-20 Maret dengan kapasitas maksimal 60 ribu penonton. Saat ini, seluruh tiket dilaporkan sudah terjual habis. Terutama, di hari ketiga pertandingan.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga menjelaskan kebijakan travel bubble yang saat ini diterapkan di Batam dan Bintan.

Terkait hal ini, pemerintah telah menyiapkan kebijakan sesuai arahan Presiden Jokowi. Tanpa menerapkan karantina.

Jumlah wisatawan yang ke Batam-Bintan per 23 Februari-6 Maret dilaporkan mencapai 240 orang. Sementara yang akan berkunjung pada 25 Februari-14 Maret, ada di angka 519 orang.

“Tadi ada arahan dari Bapak Presiden, untuk menyiapkan visa on arrival di Batam-Bintan maupun yang sudah diberlakukan di Bali," pungkas Airlangga. (hes/rm/zul)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru