Pernah Jadi Korban Bullying, Terduga Penghina Suku Makassar Terganggu Kejiwaannya

MAKASSAR - Pengunggah postingan dugaan ujaran kebencian dan SARA terhadap suku Makassar di media sosial, MH (26), diduga mengalami gangguan kejiwaan. Polisi menyatakannya usai menangkap pria itu beberapa hari lalu serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Namun, berdasarkan keterangan dari orang tua pelaku, MH ternyata mengalami gangguan kejiwaan. Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS mengatakan MH pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dadi dan mempunyai kartu pasien.

“Pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Tapi, tetap dilakukan tindakan dalam proses penyelidikan serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat adanya masyarakat yang tersinggung,” kata Lando, Minggu (23/1).

Berdasarkan keterangan dari kakak pelaku, kata Lando, sejak duduk di bangku SMA pelaku menjadi korban bullying. Sehingga mengalami trauma sampai kondisi kejiwaannya terganggu sejak 2019.

Pelaku, menurut Lando, sempat menempuh pendidikan hingga bangku kuliah dengan mengambil jurusan teknik sipil di salah satu kampus swasta di Makassar.

“Tapi, baru berjalan satu semester pelaku pindah kampus tahun 2016. Kemudian 2017 dia mulai dirawat di rumah sakit jiwa hingga saat ini masih dalam perawatan dengan rawat jalan,” jelasnya.

Lando mengatakan, postingan yang diunggah oleh pelaku menjadi perhatian masyarakat. “Saat ini kita sementara koordinasi dengan pemerhati budaya agar mengerti dengan kondisi pelaku yang mengalami gangguan jiwa,” pungkasnya. (riki/faj/zul)

Baca Juga:

  • Menikah dengan Sahabat Ibunya, Juwita Bahar Buka-bukaan Urusan Ranjang.
  • Pemerintah Sediakan Lagi Minyak Goreng Seliter Rp14 Ribu, Begini Cara Mendapatkannya.

Berita Terbaru