Pernah Labrak Jennifer Dunn, Shafa Harris: Enggak Direncanakan Sama Sekali

JAKARTA - Nama Shafa Harris pernah menghebohkan dunia maya tiga tahun yang lalu. Tepatnya di tahun 2017, namanya menghebohkan media sosial dalam sebuah tayangan video yang viral.

Gadis cantik yang dikabarkan dekat dengan Bastian Steel itu tertangkap kamera saat melabrak Jennifer Dunn, yang disebut-sebut sebagai kekasih ayahnya.

Video seorang remaja belasan tahun melabrak aktris cantik itu di sebuah mal pun viral. Ya, remaja itu adalah putri Faisal Harris dan Sarita Abdul Mukti.

Shafa tak terima melihat pernikahan orang tuanya hancur dengan kehadiran Jedun-sapaan Jennifer Dunn.

Setelah tiga tahun berlalu, Shafa masih mengingat kejadian itu dan dia mengaku sama sekali tidak menyesalinya.

“Aku memang orangnya fun dan enggak pedulian. Tapi ketika itu menyangkut keluargaku, aku saat itu belum berpikir lurus dan semacam itulah. Tapi aku enggak pernah menyesalinya,” jelasnya di Channel Youtube, Orami Indonesia dikutip dari Pojoksatu.

Menurutnya, kejadian yang disaksikan banyak orang itu bukan dilakukan dengan perencanaan.

“Enggak direncanakan sama sekali. Itu lagi jalan-jalan sama teman-teman. Itu hari Jumat atau malam Minggu, aku lupa. Karena aku orangnya iseng, sebenarnya dia (Jedun) di situ aku enggak nyadar,” kenangnya.

Lalu teman-temannya menyadarkan Shafa tentang sosok Jedun di depannya. Dan, dia meminta temannya untuk memvideokan saat dia melabrak Jedun.

“Aku mengira aku hanya akan berteriak kepadanya, sampai akhirnya aku malah mendorongnya. Selama ini aku tahan diri untuk enggak mau ngapain-ngapain. Jadi aku benar-benar let it be. Pas di situ jadi sekalian saja. Saat itu (melabrak) menyenangkan,” ungkapnya.

Di satu sisi, Shafa mengaku menyesal setelah kejadian itu dirinya jadi sorotan publik juga hingga diundang ke berbagai acara televisi.

“Waktu itu aku enggak tahu akan seviral ini, tapi aku bersyukur banyak orang yang baik sama aku,” tegasnya.

Shafa mengungkapkan kejadian pahit saat jadi tamu di salah satu televisi.

“Saat itu aku masih 15 tahun, kalau di TV harus di-briefing dulu, kadang nangis bohongan. Semuanya aneh, disuruh nangis, dipaksa ada ini, ada itu. Gue anak kecil enggak seharusnya memperlakukan dia seperti itu di depan orang-orang bakal ditonton satu Indonesia,” tuturnya.

Setelah paham, kini dia masuk dalam lingkaran dunia hiburan, Shafa mulai belajar menahan diri.

“Kalau dulu aku lebih blak-blakan. Dari dulu ngomong enggak ada filter, sekarang lebih jaga-jaga, lebih anggun. Lebih jaga omongan, karena sekarang banyak orang yang tahu aku,” sebutnya.

Sekadar mengingatkan, momen Shafa melabrak Jedun saat Jedun mengantre di salah satu toko makanan.

“I hate you so much! Why did you take my father away from me? (Aku benci banget sama kamu! Kenapa kamu rebut ayah dari aku?),” ujar Shafa sambil berteriak dengan Bahasa Inggris.

Melihat situasi yang riuh, Jedun sempat mencoba untuk menenangkan Shafa.

“Hey, please stop doing that. (Hei, tolong hentikan),” sebutnya.

Lalu dia mengancam menelepon Faisal agar Shafa bisa berhenti.

“I’ll call you daddy now. (Aku akan menghubungi ayahmu sekarang juga),” katanya.

Bukannya takut, Shafa malah berteriak agar terdengar di telepon.

“Hi, dad. It’s me, and your w**re. (Hai, ayah. Ini aku, dan selingkuhanmu),” ujar Shafa yang kemudian berlalu. (nin/pojoksatu/ima)

Baca Juga:

  • Bupati Pemalang Dicibir Netizen Pura-pura Positif Covid-19: Saya Biasa Dibully.
  • Dua Buronan Kakap Ditangkap di AS, Para Jenderal Polri kok Masih Slow Saja, Tidak Seperti saat Djoko Tjandra.

Berita Terkait

Berita Terbaru