Pesan Ketua Dewan, Pemudik Diminta Berhati-hati saat Arus Balik

SLAWI - Arus balik mudik Lebaran 2022 diprediksi akan mulai terjadi akhir pekan ini, yaitu pada 6 sampai 8 Mei. Para pemudik yang akan kembali ke wilayah Jabodetabek diimbau untuk berhati-hati.

Ketua DPRD Kabupaten Tegal Moh. Faiq, Jumat (6/5) mengatakan, sebelum berangkat, pemudik harus menyiapkan kebutuhan selama di perjalanan.

Seperti obat-obatan, makanan dan peralatan lainnya. Termasuk mengisi BBM dan e-tol sebelum masuk ke jalan tol.

"Sebaiknya ngisi BBM dan e-tol di luar tol, supaya tidak antri di rest area," katanya.

Imbauan itu, tambah Faiq, disampaikannya mengingat tingginya arus mudik beberapa waktu lalu. Jasa Marga mencatat rekor lalu lintas tertinggi pada arus mudik Lebaran tahun ini yakni sebanyak 1,7 juta kendaraan meninggalkan Jabodetabek menuju tiga arah, yaitu Timur (Trans Jawa dan Bandung), Barat (Merak) dan Selatan (Puncak).

Maka, masyarakat yang saat ini tengah berada di kampung halaman diimbau untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabodetabek. Jika semua orang merencanakan pulang di akhir libur panjang, seperti tanggal 6, 7 dan 8 Mei, maka peningkatan lalu lintas serentak secara bersama-sama ini harus diantisipasi oleh pengguna jalan.

"Terhitung pada Rabu (4/5) dan Kamis (5/5), jumlah pemudik yang sudah kembali ke Jabodetabek dari Jateng dan Jatim sudah mencapai 159 ribu kendaraan. Jadi, masih menyisakan banyak pemudik yang masih berada di kampung halaman," tambahnya.

Data itu, lanjut, Faiq, diperolehnya dari Korlantas Polri. Menurutnya, arus lalu lintas kendaraan pada arus mudik kali ini naik 9,5 persen jika dibandingkan dengan Lebaran 2019 sebelum pandemi.

Dilihat dari sisi distribusi lalu lintas, tujuan yang menjadi favorit pemudik juga masih menuju arah timur via Jalan Tol Trans Jawa yang memegang 53,8 persen dari total pemudik. Sementara itu, 27,6 persen menuju arah Merak dan 18,7 persen menuju arah Puncak.

Pemudik diimbau selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan. Pantau kondisi lalu lintas melalui CCTV real time di jalan tol melalui aplikasi Travoy. (Adv/guh/ima)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru