PNS Borong Buah dan Sayur-sayuran Pedagang Obyek Wisata Guci yang Ditutup 14 Hari

SLAWI - Seluruh tempat wisata di Kabupaten Tegal ditutup sementara selama 14 hari ke depan mulai 8-22 Juni mendatang. Termasuk Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Penutupan sementara itu mengakibatkan sejumlah pedagang di kawasan Guci menjerit, karena barang dagangannya tidak bisa terjual. Padahal, jauh hari sebelumnya, mereka sudah menyiapkan dagangan berupa sayuran dan buah-buahan untuk dijajakan kepada para wisatawan.

"Kasihan para pedagang, mereka banyak yang mengeluh karena tidak bisa jualan," kata Kepala UPTD Pariwisata Guci, Achmad Abdul Khasib, Rabu (9/6).

Kendati demikian, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal tidak tutup mata. Seluruh pedagang dikoordinir untuk mengumpulkan barang dagangannya berupa sayuran dan buah-buahan.

Setelah terkumpul, sayuran dan buah-buah itu dikemas kemudian dijual di lingkungan ASN Pemkab Tegal. Termasuk ibu-ibu Dharma Wanita Kabupaten Tegal.

"Jadi, paket sayuran dan buah-buahan itu, kami yang menjualkan. Kami bekerjasama dengan ibu-ibu Dharma Wanita dan sejumlah ASN di kantor Disporapar," ujarnya.

Sayuran dan buah-buahan yang berhasil dikumpulkan sebanyak 150 paket. Setiap paket diberi label harga Rp15 ribu. Diharapkan, seluruh ASN di Pemkab Tegal membeli barang dagangan tersebut.

Sehingga para pedagang di Guci mendapatkan penghasilan paska tempat wisata ditutup sementara lantaran jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal tinggi.

"Ini memang solusi kami untuk membantu para pedagang Guci. Sehingga perekonomian di kawasan Guci tetap berjalan," ucapnya. (yer/zul)

Baca Juga:

  • Iwan Sumule Sebut Rezim Sontoloyo ke Jokowi yang Janjikan Ekonomi Meroket Tapi Sembako Mau Dipajakin.
  • Kasus di Kabupaten Tegal Melonjak, Pimpinan DRPD Ngamuk Tahu Anggaran Covid-19 Rp86 Miliar Baru Dipakai Rp900 Juta.

Berita Terkait

Berita Terbaru