Posisi Terancam, Prabowo Subianto Harus Hati-hati dengan 2 Tokoh Ini

JAKARTA - Meski dianggap dini, tetapi pembahasan terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) nampaknya masih menjadi perhatian publik di Indonesia.

Terutama menyangkut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Berbagai survei yang dilakukan beberapa lembaga menempatkan menteri pertahanan itu unggul cukup jauh dari tokoh-tokoh lain.

Meski masih menduduki posisi pertama dalam hal elektabilitas. Namun, Prabowo tidak boleh jemawa. Sebab, elektabilitasnya menunjukkan penurunan.

Setidaknya terlihat dari hasil survei Charta Politika Indonesia yang menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto menukik.

Dalam survei yang dilakukan pada Juli 2020, elektabilitas Prabowo hanya menyentuh angka 17,5 persen. Angka itu menurun cukup banyak dibandingkan survei pada Mei dan Juni 2020. Prabowo memiliki elektabilitas sebesar 22 persen pada survei yang dilakukan Mei 2020.

Pada survei Juni, elektabilitas ayah satu anak tersebut turun menjadi 20 persen.

"Sebetulnya Pak Prabowo nomor satu, tetapi trennya terus turun," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya dikutip dari Genpi, Kamis (30/7).

Prabowo harus berhati-hati karena dua tokoh berpeluang menjegal dirinya dalam hal elektabilitas.

Mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ganjar ada di posisi kedua setelah mendapatkan elektabilitas sebesar 15,9 persen dalam survei kali ini. Angka itu naik tajam dibandingkan survei pada Mei 2020. Saat itu elektabilitas Ganjar Pranowo hanya 13,3 persen. Dalam survei yang dilakukan pada Juni 2020, Ganjar mempunyai elektabilitas sebesar 14,8 persen. (genpi/ima)

Baca Juga:

  • Penuturan Teman Seangkatan Pembunuh dan Pemutilasi Sadis asal Tegal, Dulu Laeli Alim, Pintar, dan Berhijab tapi Berubah Setelah Kuliah.
  • Mengerikan! Djumadil dan Laeli Sempat Tidur Bareng Potongan Tubuh Korban Karena Kelelahan usai Mutilasi.

Berita Terkait

Berita Terbaru