PPNI Terjunkan 200 Personel dalam Giat Serbu Kepung Vaksinasi

SLAWI - DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tegal menerjunkan 200 personel dalam kegiatan sosial Serbu Kepung Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Bumijawa dan Margasari, Kabupaten Tegal, pada Sabtu (6/11) dan Minggu (7/11) lalu.

Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 sekaligus mempercepat program vaksinasi di Kabupaten Tegal.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Tegal A. Kiswandi SKep Ns SKM MM mengatakan, mendasari keputusan Panitia HKN ke-57 tahun 2021, organisasi profesi perawat atau PPNI mendapat tugas sebagai vaksinator dengan jumlah 200 personel yang dibagi di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Bumijawa dan Kecamatan Margasasi.

"200 personel itu merupakan perawat dari rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Tegal serta utusan dari organisasi profesi PPNI," katanya.

Setiap tim vaksinator, tambah Kiswandi, terdiri dari 10 sampai 12 personel. Mereka tidak hanya perawat, tetapi juga dokter, bidan, apoteker, ahli gizi, sanitarian, IAKMI, mahasiswa Universitas Bhamada dan tenaga kesehatan lainnya.

"Setiap tim rata-rata ada perawat dua sampai tiga orang," tambahnya.

Untuk sasaran vaksinasi, lanjut Kiswandi, di dua kecamatan itu jumlahnya tidak sama. Di Kecamatan Bumijawa 15.000 jiwa dan Kecamatan Margasari 25.000 jiwa. Menurutnya, jumlah sasaran itu ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal karena di dua kecamatan tersebut capaian vaksinasinya masih rendah dibandingkan kecamatan lainnya.

Sehingga panitia HKN memutusan untuk program vaksinasi di dua lokasi itu. Namun, untuk hasil capaiannya, saat ini masih direkap di kantor dinas kesehatan. PPNI belum tahu secara detailnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HKN ke-57 Kabupaten Tegal dr Sofan menambahkan, untuk mengejar ketertinggalan capaian vaksinasi di Kabupaten Tegal memang membutuhkan kerja keras.

Sesuai dengan arahan Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Hendardi Setyaji MKes, memang harus kerja ekstra. Karena itulah, pada momentum HKN ini menggelar gerakan Serbu Kepung Vaksinasi. (ADV/guh/ima)

Baca Juga:

  • Novia Widyasari yang Diduga Bunuh Diri Sudah 2 Kali Dihamili Polisi Pacarnya dan 2 Kali Diaborsi.
  • Prihatin Wali Kota Portal Alun-alun, Warga: Kita Ingin Tak Ada Egoisme dan Arogansi Kekuasaan.

Berita Terkait

Berita Terbaru