Prabowo Diyakini Tak Akan Rela Pengganti Edhy Prabowo di Kabinet dari Luar Gerindra

JAKARTA - Usai ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyatakan mundur dari jabatannya di Partai Gerindra. Sebelumnya Edhy Prabowo yang merupakan orang dekat Prabowo Subianto itu menjabat sebagai wakil ketua umum

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin menilai sosok pengganti Edhy Prabowo tergantung kesepakatan awal antara Jokowi dan Prabowo saat awal rekonsiliasi. Jika penggantinya tidak dari Gerindra, diprediksi akan ada ‘perang dingin’ antara PDI Perjuangan dengan Gerindra.

Ujang meyakini Prabowo tidak akan sukarela menerima kekosongan di KKP diisi oleh menteri dari partai lain. Akademisi Universitas Islam Indonesia ini melanjutkan jika penggantinya tetap dari Gerindra, harus berdasarkan keputusan Prabowo.

Ada sejumlah nama yang kuat untuk pengganti Edhy jika tetap mengambil dari Gerindra. Sebut saja Fadli Zon, Ketua Harian DPP, Sufmi Dasco, hingga Sandiaga Uno yang pernah mencalonkan diri menjadi calon wakil presiden.

“Bisa saja dari kader Gerindra lagi. Atau, jika tidak dari Gerindra, Prabowo tidak akan legawa gitu. Karena kursi yang semula milik Gerindra kemudian diberikan ke partai lain. Saya yakin ini akan jadi perang dingin kalua memang seperti itu,” tandasnya. (khf/zul/fin)

Baca Juga:

  • Kota Tegal Semakin Panas, Wali Kota Laporkan Wakil Wali Kota ke Polisi atas Dugaan Rekayasa Kasus.
  • Wakil Ketua MUI Sebut Jika Presiden Jokowi Ditahan Negara Berantakan, Habib Rizieq Ditahan Umat Berantakan.

Berita Terkait

Berita Terbaru