Prabowo Kalah Suara Dibanding Anies, Gerindra: Itu kan Segmennya kepada Milenial

JAKARTA - Dalam survei calon presiden 2024 Indikator Politik, urutan pertama ditempati Anies Baswedan dengan 15,2 persen.

Diikuti Ganjar Pranowo 13,7 persen, Ridwan kamil 10,2 persen, Sandiaga Uno 9,8, dan Prabowo Subianto 9,5 persen.

Survei ini dibatasi dengan responden berusia 17 sampai 21 tahun atau kategori pemilih muda. Metode survei menggunakan simple random sampling sebanyak 206.983 responden yang terdistribusi secara acak di seluruh nusantara dan pernah diwawancarai secara tatap muka langsung dalam rentang 2 tahun terakhir.

Margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei digelar pada Maret 2018-2020. Total survei sampel yang berhasil diwawancara sebanyak 1.200 responden warga negara Indonesia berusia 17-21.

Hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Prabowo Subianto di urutan kelima sebagai calon presiden 2024 pilihan anak muda tak menjadi masalah bagi Partai Gerindra.

Bagi Gerinda, survei Indikator tersebut bukan menjadi patokan lantaran hanya mengambil dari segmen pemilih milenial.

"Itu kan segmennya kepada milenial, hasilnya tentu berbeda dengan survei sebelumnya (yang tidak membatasi pemilih berdasarkan usia muda)," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/3).

Ia mencontohkan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis 22 Februari lalu dengan pemilihan responden tak terbatas pada usia muda. Saat itu, lembaga pimpinan Djayadi Hanan menempatkan Prabowo Subianto sebagai kandidat capres teratas dengan 22,5 persen. Diikuti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 10,6 persen, dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan 10,2 persen.

Oleh karenanya, ia tetap berharap Ketum Partai Gerindra tersebut tetap bersedia kembali maju di Pilpres 2024 meski tidak setenar Anies Baswedan dari kalangan pemilih milenial seperti hasil survei Indikator Politik.

“Jadi saya kira enggak ada problem. Gerindra berharap Pak Prabowo bersedia untuk kita majukan kembali di pemilihan presiden,” katanya dikutip dari RMOL.

Disinggung mengenai nama Anies Baswedan berada di urutan pertama, dan Prabiowo di urutan lima besar, Gerindra masih tetap akan mendukung dan mengusung Prabowo menjadi Capres 2024.

“Kami juga punya beberapa data-data lain saya kira itu tidak menggoyahkan (dukungan ke Prabowo). Memang kami belum mengambil keputusan karena Pak Prabowo enggak mau keputusan diambil secara terburu-buru,” katanya.

“Tapi internal Gerindra secara bulat dalam Rapimnas, dalam DPC, bahkan saya kalau keliling dari ranting ke kecamatan se-Indonesia pengurus DPD se-Indonesia dan kita semua anggota DPR RI tetap ingin beliau maju karena data-data kami miliki potensial sekali,” tandasnya.(rmol.id/ima)

Baca Juga:

  • Iwan Sumule Sebut Rezim Sontoloyo ke Jokowi yang Janjikan Ekonomi Meroket Tapi Sembako Mau Dipajakin.
  • Dengarlah Pak Jokowi, Satgas Covid-19 IDI: Lockdown Sekarang atau Tambah Mengerikan.

Berita Terkait

Berita Terbaru