Presiden Jokowi Unggah Kegiatan Salat Idul Adha di Medsos, Netizen: Salat Id Gak Ada Muazinnya

BOGOR - Mematuhi anjuran pemerintah, Presiden Jokowi menunaikan salat Idul Adha di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7) kemarin. Salat Idul Adha 1442 Hijriah hanya diikuti jamaah tertentu dan sangat terbatas.

Jamaah yang mengikuti salat merupakan perangkat kepresidenan. Disebutkan, yang bertindak sebagai muazin, imam, dan khatib adalah anggota Paspampres.

Sontak warganet beramai-ramai mengoreksi keterangan yang diunggah melalui akun media sosial orang nomor satu di Indonesia itu. Pasalnya pelaksanaannya seperti melaksanakan salat wajib lima waktu yang diawali dengan azan dan iqomat.

Koreksi salah satunya datang dari aktivis dakwah, Hilmi Firdausi.

“Selamat Hari Raya Idul Adha Pak Presiden. Sedikit koreksi buat admin akun ini, salat ied tidak didahului azan dan iqomat, jadi gak ada muadzin,” komentar Hilim di akun twitternya.

Pengusaha muslim ini lantas meluruskan bahwa azan dan iqomat yang dimaksud Presiden Jokowi sembari mendoakan para pejabat negara.

“Mungkin yang dimaksud bilal ya. Sehat-sehat selalu para pejabat negara agar terus bisa mengajak rakyat Indonesia terus bisa bersabar,” cuitnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunaikan ibadah salat Idul Adha di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7) pagi bersama sejumlah perangkat kepresidenan.

“Saya melaksanakan salat Idul Adha pagi ini di halaman Istana Kepresidenan Bogor dengan jemaah terbatas,” tulisnya melalui akun Instagram sebagaimana yang dikutip dari laman PojokSatu.id.

“Yang bertindak sebagai muazin, imam, dan khatib adalah anggota Paspampres,” sambungnya.

Meskipun jumlah jemaah sangat terbatas, namun kata Presiden salat berlangsung lancar. “Seperti kata sang khatib, semua cobaan dapat kita lalui dengan baik manakala dihadapi dengan sabar.”

“Sabar berkorban menjalankan ajaran Islam dan melepaskan egoisme untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata Jokowi. (fir/zul)

Baca Juga:

  • Keren... Lokomotif Tua Buatan Jerman Sudah Diparkir di Taman Pancasila, Bakal Ada Lampu dan Suaranya.
  • Ajukan Judicial Review AD/ART Partai Demokrat, Yusril Gandeng Wisudawan Terbaik Program Doktor UMI.

Berita Terkait

Berita Terbaru