Promosi Jabatan, Perilaku dan Etika Menjadi Poin Penting, Bupati Tegal: Cara Paling Mudah, Mendengarkan Suara di Lingkungan Kerjanya

SLAWI - Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tegal yang ingin promosi jabatan tidaklah sulit. Karena selain kompetensi, aspek perilaku dan etika keseharian menjadi poin penting pada seleksi penelusuran kader potensial atau talent scouting untuk pembinaan karir dan promosi jabatan.

Bupati Tegal Umi Azizah, Jumat (28/5) mengatakan, etika ini sangat penting karena menyangkut soal moralitas. Penghargaan pribadi aparatur sipil negara kepada negara yang sudah menggaji dan memberikannya tunjangan yang dihimpun dari pajak rakyat.

Penilaian kepatuhan etika pada proses penelusuran kader potensial PNS tersebut bisa dilakukan dengan menelisik lebih jauh perilaku kesehariannya, misalnya dengan mengamati output kerjanya.

"Cara paling mudah untuk mengamati perilaku pegawai ini adalah mendengarkan suara di lingkungan kerjanya. Mulai dari pimpinan langsung, rekan sejawat hingga bawahannya secara lebih objektif jika memang sudah menjabat,” katanya.

Dirinya menitip pesan, tambah Umi Azizah, agar pelaksanaan talent scouting ini tidak hanya menyeleksi secara administrasi, kompetensi dan juga kejiwaan melalui psikotest. Akan tetapi juga mampu memeriksa rekam jejak, termasuk prestasi dan inovasi di lingkungan kerjanya.
Terlebih di era pemulihan ekonomi pada masa pandemi ini.

"Pemerintah daerah dipacu untuk bekerja lebih cepat dan adaptif terhadap penggunaan teknologi informasi untuk memastikan layanan publiknya berjalan normal dan aman dari penularan Covid-19," tambahnya.

Pemkab Tegal, lanjut Umi Azizah, juga punya tugas yang tidak ringan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menjamin keamanan aktivitas sosial di masa pandemi. Hal ini memerlukan dukungan sumber daya aparatur sipil negara yang handal, ditunjang dengan kepemimpinannya yang berintegritas.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Tegal Edi Budiyanto menuturkan, ada 100 orang peserta yang telah lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi. Jumlah keseluruhan peserta yang mendaftar ada 193 orang.

Namun, setelah dilakukan verifikasi dan klarifikasi yang ketat, hanya 100 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Adapun 100 orang peserta talent scouting 2021 ini terdiri dari 30 orang peserta seleksi calon administrasi, 54 orang untuk calon pengawas, 7 orang untuk mutasi administrator dan 9 orang untuk mutasi pengawas.

Proses seleksi nantinya akan berlangsung selama delapan hari efektif, dimulai tanggal tiga hingga sepuluh Juni mendatang dengan jadwal sesi yang telah tercantum pada surat perintah tugas masing-masing peserta. (guh/ima)

Baca Juga:

  • 18 Orang Terjaring Razia Kos-kosan, Ada yang Sedang Asik Bertiga di Kamar.
  • Bantai Satu Keluarga dengan Sadis, Sembilan Anggota Teroris MIT terus Diburu.

Berita Terbaru