Puan Maharani Menang Pilpres 2024 Peluangnya Sangat Kecil, Tapi Masih Ada Jalan

JAKARTA - Meski peluang Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, untuk memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang dianggap sangat kecil, tapi masih ada jalan. Apalagi, diperkirakan lawan-lawan yang akan dihadapi Ketua DPR RI itu sangat tangguh.

Paling tidak hal itu bisa dilihat dari sejumlah hasil survey pilpres yang dilakukan lembaga survey. Kecuali PDIP mampu mengadang langkah para kandidat potensial untuk maju dalam Pilpres 2024.

Asumsi ituu diungkapkan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menanggapi hasil RMOLVote "9 Capres 2024". Dari hasil RMOLVote sendiri, Puan berada di urutan kelima memperoleh 8.939 dukungan atau 10,89 persen dari total 82.093 pemilih.

Meskipun masuk dalam lima besar polling RMOLVote, kata Saiful, peluang Puan untuk dapat memenangkan Pilpres 2024 masih terbilang kecil.

"Apabila kandidat-kandidat unggul yang mulai muncul saat ini dimajukan oleh parpol lainnya. Kalau kandidat kuat dimajukan dan berlawanan dengan Puan, di atas kertas akan sulit Puan memenangkan pertarungan," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/7).

Kecuali, Puan dan PDIP dapat membajak partai politik (parpol) lainnya untuk tidak memajukan kandidat potensial. Sehingga, pesaing Ketua DPR RI ini berkurang dan memperbesar peluangnya untuk memenangkan kontestasi.

"Saya kira Puan sulit, tapi masih ada jalan. Karena ini bicara politik semuanya serba mungkin. Kalau PDIP berhasil mengadang kandidat potensial untuk tidak maju pada Pilpres 2024, maka saya kira Puan dapat memenangkan Pilpres 2024 yang akan datang," paparnya.

"Namun apabila Puan tetap memaksakan, maka sebaiknya harus merelakan untuk menjadi posisi sebagai cawapres pada 2024 yang akan datang," pungkas Saiful. (rmol/zul)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Satgas UU Cipta Kerja Itikad Bagus Pemerintah, Ganjar: Mudah-mudahan Bisa Menyerap Aspirasi Masyarakat.

Berita Terkait

Berita Terbaru