Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi, Warga Brebes Dapat Bantuan Ternak

BREBES - Guna pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona (Covid-19), sejumlah masyarakat di Kabupaten Brebes mendapatkan bantuan ternak.

Bantuan tersebut bersumber pada APBD Kabupaten Brebes dengan pagu anggaran sebesar Rp790 juta.

Selain mendapatkan bantuan dari APBD Brebes, masyarakat Brebes juga mendapatkan bantuan dari APBD Provinsi Jawa Tengah berupa program fasilitasi pemulihan ekonomi desa bagi masyarakat terdampak Covid-19 pada 4 Kelompok Tani Ternak Unggas.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Brebes Narjo menjelaskan, wilayah Kabupaten Brebes memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian, termasuk di dalamnya peternakan. Pengelolaan potensi bidang peternakan, baik ternak besar, ternak kecil maupun ternak unggas di Kabupaten Brebes telah membawa kemajuan yang sangat berarti bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tidak dipungkiri di tengah pandemi ini berbagai bidang sangat terdampak, termasuk di bidang peternakan. Untuk itu, bantuan ini diharapkan bisa membantu pemulihan ekonomi bagi masyarakat Brebes," ujarnya.

Narjo berpesan kepada para peternak agar dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya.

"Konsultasikan bila terjadi kendala seperti kesehatan ternak kepada dinas terkait, karena bantuan ini juga menjadi tolok ukur agar ke depan bantuan yang akan diberikan dapat benar-benar terealisasi dengan baik guna pengembangan bidang peternakan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Lalu Muhamad Syafriadi menjelaskan, di 2020, DPKH Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan 1425 peternak di seluruh Jawa Tengah dengan bantuan rata-rata 1 peternak mendapat 250 kg pakan.

Untuk Kabupaten Brebes, bantuan berupa program fasilitasi pemulihan ekonomi desa bagi masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan diberikan kepada 4 kelompok ternak unggas, masing-masing kelompok mendapatkan 200 ekor itik bayah betina, 1 paket obat-obatan, 1 paket bantuan kandang dan 1.200 kg pakan konsentrat.

Sedangkan 1 kelompok ternak ayam buras, mendapatkan 180 ekor ayam buras bayah betina, 20 ekor ayam buras pejantan, 1 paket obat-obatan, 1 paket bantuan kandang dan 1.200 kg pakan konsentrat. Kemudian bantuan pakan ternak bagi masyarakat terdampat Covid-19 melalui program jaringan pengamanan ekonomi berupa 250 ekor pakan konsentrat untuk 42 orang.

“Bantuan ini diharapkan bisa membantu masyarakat untuk lebih bangkit lagi di tengah pandemi Covid-19," jelasnya

Di tempat yang sama, Kepala Dinakkeswan Brebes Ismu Subroto melaporkan, bantuan berupa sapi sebanyak 35 ekor untuk 7 kelompok ternak yang masing-masing menerima 5 ekor per kelompok. Kambing sebanyak 33 ekor untuk 3 kelompok ternak yang masing-masing menerima 11 ekor per kelompok.

Domba sebanyak 105 ekor untuk 5 kelompok ternak yang masing-masing menerima 21 ekor per kelompok. Dan dua orang eks narapidana teroris (eks napiter) masing-masing menerima 7 ekor domba. Serta bantuan keuangan senilai Rp70 juta untuk pengadaan bantuan ternak sapi.

Bantuan diserahkan secara simbolis pada tujuh Kelompok Tani Ternak (KTT) Sapi untuk wilayah Kecamatan Larangan, yakni KTT Gunung Payung, Sapi Maju Jaya, Sapi Watu Bedil, Sapi Tunggak Semi, Sapi Lembu Jaya, Sapi Cendana, dan KTT Sapi Jaya Makmur, masing-masing mendapat 5 (lima) ekor sapi.

Untuk peternak kambing diserahkan pada 3 (tiga) KTT wilayah Kecamatan Larangan Brebes yakni, KTT Kambing Tapak Sari, Kambing Tapak Mulia dan KTT Bantar Pilang yang masing-masing mendapatkan 11 ekor Kambing.

Untuk bantuan ternak domba diserahkan pada 5 (lima) KTT yakni, Kelompok Ternak Domba Sejahtera, Domba Tunas Karya, Domba Makmur, Domba Karya Mandiri, Domba Barokah Jaya dari Desa Kertabesuki Kecamatan Wanasari sebanyak 105 ekor domba, yang masing-masing kelompok ternak mendapat 21 ekor domba.

Tambahan penerima Bantuan Sosial APBD Kabupaten Brebes ternak domba, untuk warga eks napiter diberikan pada 2 (dua) orang yang masing-masing mendapat 7 ekor domba dan penyerahan bantuan keuangan untuk KTSM Al Hasaniyah Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan sebanyak Rp70 juta.

Adapun bantuan yang bersumber dari Dana APBD Provinsi Jawa Tengah, yang pertama dalam program fasilitasi pemulihan ekonomi desa bagi masyarakat terdampak Covid-19 berupa 600 ekor itik untuk 3 (tiga) KTT Itik yakni Desa Limbangan Wetan, Kecipir, dan Paguyangan, yang masing-masing mendapatkan 200 ekor Itik.

Untuk bantuan ternak ayam buras diberikan pada Kelompok Wanita Tani Berkah dari Desa Blandongan Kecamatan Banjarharjo sebanyak 200 ekor ayam.

Selain bantuan ternak, juga mendapat pakan konsentrat sebanyak 1200 kg, 1 paket bantuan kandang dan satu paket obat-obatan.

Kedua, program jaringan pengaman ekonomi dalam rangka penanggulangan dampak Covid-19 kepada masyarakat terdapat berupa 10.500 kg pakan konsentrat sebanyak 42 orang, yang masing-masing menerima 250 kg pakan konsentrat.

"Dengan budaya kerja kami yaitu Sehati, Amanah, Kemandirian, Terintegrasi dan Inovatif (SAKTI), semoga dapat terjalin kerja sama yang baik antara pemda, provinsi, dan masyarakat untuk mengembangkan sektor peternakan di Kabupaten Brebes,” ucapnya. (ded/ima)

Baca Juga:

  • Pamer Kemesraan Hingga Nyaris Berciuman Bibir, Netizen Sebut Ammar Zoni dan Irish Bella Lebay!.
  • Petani Asal Tegal Meninggal Dunia Tersengat Tawon Vespa di Pemalang.

Berita Terbaru