Ramadan, Bupati Tegal Minta Harga Bahan Pangan Harus Bisa Dikendalikan

SLAWI - Kenaikan harga bahan pangan yang biasanya berlanjut hingga menjelang Lebaran nanti harus bisa dikendalikan. Hal ini supaya kenaikannya masih dalam batas wajar dan tidak menyebabkan inflasi yang terlalu tinggi.

Bupati Tegal Umi Azizah, Selasa (13/4) mengatakan, meski inflasi di kisaran dua hingga empat persen ini juga baik untuk memacu pertumbuhan ekonomi, menggairahkan perekonomian yang sedang lesu.

Untuk itu, dirinya meminta kepada dinas yang membidangi urusan perdagangan, pertanian dan peternakan mengintensifkan sistem pemantauan stok maupun harga di pasaran.

"Dinas harus memprediksi kecukupan pasokan komoditas pokok seperti beras, bawang, cabai, daging sapi, daging ayam dan telur supaya dapat mencukupi hingga pasca-Lebaran mendatang," katanya.

Dirinya juga minta, tambah Umi Azizah, ada koordinasi dengan Pertamina untuk memastikan stok dan distribusi Elpiji aman mencukupi.

Soal BBM (Bahan Bakar Minyak), kiranya jika pembatasan atau pelarangan mudik oleh pemerintah mampu menekan mobilitas warga, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, meski pencadangan juga diperlukan sebagai antisipasi.

"Saya minta dinas juga berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan stok kebutuhan elpiji. Jangan sampai masyarakat mengalami kelangkaan elpiji saat Ramadan dan Lebaran," tambahnya.

Sementara itu, Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono bersama dengan OPD terkait segera berkoordinasi dengan instansi lain. Supaya kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Lebaran tercukupi dengan harga yang tidak begitu mahal. Terutama dalam menekan harga kebutuhan pokok agar tidak melambung tinggi. (guh/ima)

Baca Juga:

  • Wakil Gubernur Jatim Akui Berselingkuh saat Belum Kenal Arumi Bachsin.
  • Arumi Bachsin Takut Suaminya Wakil Gubernur Jatim Menikah Lagi, Emil Dardak: Punya Satu Istri Saja Sudah Repot.

Berita Terkait

Berita Terbaru