Ramal Eril, Putra Ridwan Kamil Meninggal, Paranormal Mbak Rara Berharap Meleset

JAKARTA - Meski mengaku sudah berkomunikasi dengan arwah Emmeril Khan Mumtadz (Eril), putra Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang dikabarkan hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, pembaca tarot dan paranormal Rara Isti Wulandari atau Mbak Rara masih berharap ramalannya meleset.

“Sudah meninggal. Dia kembali ke alam lain. Mudah-mudahan ramalan Rara meleset,” ujarnya.

Menurut Rara, ramalannya bisa saja meleset. Sebab, dirinya hanya manusia biasa.

“Aku yg terlahir sebagai Rara dengan anugerah-Nya berupa kekuatan energi indigo yang ramalan prediksinya bisa meleset bisa juga jitu kesempurnaan hanya milik Allah Tuhan YME. Semoga tubuh mas Eril energinya bagus bisa mengambang agar mudah ditemukan,” ujar Rara sambil terus menahan tangis.

“Nantinya akan ditemukan jasadnya sekitaran 8 jam dari sekarang bisa juga jam 8 ditemukan. Saat terkoneksi dengan Mas Eril, terasa dingin. Ada pesan khusus buat keluarga semoga saja tetap bahagia,” tulis Rara dalam unggahannya.

“Ketika saya komunikasi batin secara link dengan roh Mas Eril, saya pengen sekali nangis,” ujar Rara dalam unggahan video seperti dikutip dari akun Instagramnya @rara_cahayatarotindigo pada Jumat (27/5).

Kemudian, Rara melanjutkan membaca kartu-kartu tarotnya. Dia membuka dan memperlihatkan sebuah kartu.

“Ini ada sosok laki-laki. Di sini ada ombak, ada lautan, ada sungai, dan bener dia ada di situ,” lanjut Rara sambil menunjukkan kartu tarotnya.

Rara juga menyebut bahwa Eril akan ditemukan. Namun, lanjutnya, Eril ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Rara juga mengungkapkan bagaimana situasi dan kondisi keluarga Ridwan Kamil saat anaknya ditemukan.

“Bersyukur anaknya ditemukan. Tapi di sini jantungnya tertusuk. Ya mau apalagi. Mungkin sudah begitu. Mudah-mudahan ramalan Rara meleset,” tukasnya sembari terisak.

Rara Isti Wulandari yang juga dikenal sebagai pawang hujan itu mengatakan dirinya melakukan komunikasi batin dengan Eril.

Dia menyebut ada dua kartu yang terjatuh.

“Dua kartu ini sebenarnya pesan khusus untuk orangtua. Mudah-mudahan suatu saat Rara bisa bertemu Pak RK,” terangnya.

“Salam sayang buat kedua orang tua. Tapi di sini munculnya adalah peti mati. Salam kasih sayang. Maafin. Mudah-mudahan ramalan saya meleset. Doa terbaik buat Mas Eril,” paparnya.

Seperti diberitakan, putra Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz (Eril) dikabarkan hilang di Swiss.

Putra pertama Gubernur Jawa Barat itu dikabarkan hilang terseret arus Sungai Aaree, Bern saat berenang, Kamis, 26 Mei 2022 waktu setempat.

Emil dikabarkan hilang saat berenang di Sungai Aaree, Bern, Swiss bersama adik dan kawannya pada Kamis, 26 Mei 2022.

Adik kandung Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman mengungkapkan Eril hilang saat berenang di Sungai Aaree, Bern bersama adik dan kawannya.

Saat akan naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras. Saat itu, Eril sempat mendapat bantuan dari kawannya.

Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss dengan kondisi cuaca cerah. Kondisi Eril saat ini masih dalam pencarian tim SAR dan polisi Swiss.

Namun pencarian dihentikan sementara. Sebab, situasi sudah gelap dan akan dilanjutkan esok hari.

“Hingga informasi ini disampaikan, pencarian sudah berjalan 6 jam (26 Mei jam 23 WIB) dan kami berharap Eril dapat ditemukan segera dalam keadaan sehat,” kata Elpi dalam keterangannya, Jumat, 27 Mei 2022.

Menurutnya, keluarga Ridwan Kamil sedang berada di Swiss untuk mencari sekolah untuk Eril yang akan melanjutkan ke jenjang S2.

Sedangkan Ridwan Kamil sedang berada di Inggris dalam kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemprov Jawa Barat.

Ridwan Kamil langsung menyusul ke Swiss setelah menerima kabar musibah tersebut. Saat ini Ridwan Kamil telah bertemu dengan keluarganya di sana.

“Kami berterimakasih atas perhatian dan bantuan dari pihak kedutaan besar Indonesia di Swiss maupun kepolisian setempat yang terus berupaya mencari keberadaan Emmeril,” terang Elpi.

“Kami mohon doa agar Eril dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan baik. Dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” paparnya dikutip dari Fin.co.id. (ima/rtc)

Baca Juga:

  • Dilengserkan dari Presiden ACT, Ahyudin Diduga Dirikan Lembaga Donasi Baru GMC.
  • Jadi Polemik, Ustaz Ahong Bilang ACT Sudah Lama Terindikasi Danai Aksi Terorisme di Suriah.

Berita Terkait

Berita Terbaru