Real Madrid vs Villareal, Menang Berarti Juara La Liga

MADRID - Entrenador Real Madrid, Zinedine Zidane belum mau sesumbar bahwa gelar juara La Liga musim ini sudah mereka rebut sejak menang melawan Granada 1-2, Selasa (14/7) lalu. Sejak restart La Liga digulirkan, Los Blancos (julukan Madrid) tampil fantastis. Dalam 9 laga, mereka mampu meraih 9 kemenangan

Bukan hal yang aneh jika Madrid yang sebelum jeda Covid-19 tertinggal 2 angka dari Barcelona, bisa berbalik menjadi pemimpin klasesmen. Kini Sergio Ramos dan kolega unggul 4 poin saat kompetisi tinggal dua jornada lagi.

Otomatis duel Real Madrid kontra Villarreal akan jadi penentuan gelar juara untuk Los Blancos, dini hari nanti (Bein Sport 1, Pukul 02.00 WIB). Ini menjadi akhir dari puasa gelar, El Real dalam tiga musim terakhir.

Bagi Zidane, Villarreal merupakan lawan yang sulit. Dilansir dari Whoscored, kendati Madrid sudah mengantongi ball possession hingga 57 persen saat bertemu Kapal Selam Kuning (julukan Villareal) tim ibu kota ini wajib waspada.

Villarreal sejatinya bukan lawan yang mudah. Santi Cazorla dan kawan-kawan sangat berpotensi merepotkan. Serangan balik Villarreal bisa saja menggetarkan gawang Thibaut Courtois jika sewaktu-waktu dinding pertahanan mereka lemah.

Dari catatan Opta, Villareeal telah mengoleksi tujuh gol yang berawal dari upaya counter attack. Beda empat gol dari catatan Los Blancos (tiga gol). ”Kami tak mau abaikan mereka (Villarreal). Mereka adalah tim terkuat. Dan rival yang sangat sulit kami tembus,” ujar Zidane dalam pre-conference dilansir dari laman resmi Madrid.

Sejatinya, Villarreal sendiri tak bisa lagi menembus zona Liga Champions musim depan. Dengan raihan 57 poin, mereka akan sulit mengejar selisih 9 angka dari Atletico Madrid dan Sevilla (66 poin) di urutan 3 dan 4 kala saat jornada masih tersisa dua pekan lagi.

”Mereka masih menginginkan kemenangan. Pasti besok kami akan menghadapi satu partai yang lebih sulit dibanding dengan partai terakhir. Yang terbaik adalah energi yang tetap kami pertahankan setiap hari. Ini yang menjadi harapan kami. Ya, kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti,” kata Zidane.

Meski belum resmi menjadi juara, El Real meminta para suporternya merayakan juara di rumah masing-masing. Dilansir dari Football Espana,anjuran ini sehubungn dengan masih adanya pandemi Covid-19.

Kendati demkian, juru taktik Javi Calleja masih berambisi merusak pesta mereka. Dalam laman resmi klub, ia menyebut poin penuh masih menjadi target Santi Cazorla dan kolega di Santiago Bernabeu.

Santi masih menjadi algojo lini depan bersama Paco Alcacer. Pemain "buangan” Arsenal itu telah mengemas 16 gol dan masih haus akan gol di laga prestisius.

”Mereka (Real Madrid) sudah lama menginginkan trofi ini. Peluang ini ada di tangan mereka dan mereka juga mengandalkan deretan pemain terbaik di dunia. Kami tahu laga nanti pasti akan sulit. Tapi menjadi pemenang di kandang calon juara bukan sebuah kemustahilan," tandasnya. (fin/zul/tgr)

Baca Juga:

  • Tak Ada Prediksi Akurat, Pengamat: Zona Hijau Bisa Tiba-tiba Berubah Jadi Merah Bahkan Hitam.
  • Mantan Pengacara Djoko Tjanda Anita Kolopaking Berakhir di Penjara, Usai Diperiksa 18 Jam.

Berita Terkait

Berita Terbaru