Rumah Janda yang Dihuni 3 Keluarga dan Nyaris Ambruk Mulai Direhab

KOTA TEGAL - Rumah Sutati (50) di RT 08/RW X Kelurahan Mintargen Kecamatan Tegal Timur, yang sebelumnya dikabarkan nyaris ambruk atapnya mulai direhab pada Minggu (26/6) pagi. Rehab, dilakukan secara gotong royong pengurus dan kader DPC PDI Perjuangan serta warga sekitar.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal Edy Suripno bersama Ketua DPRD Kusnendro juga tampak terjun langsung dalam proses awal rehab rumah berukuran 7x10 meter itu.

Tangis haru Sutati pun pecah, saat menyaksikan pengurus dan kader partai moncong putih bersama warga secara sukarela bergotongroyong.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada DPC PDI Perjuangan bersama warga yang telah melakukan rehab rumah ini," kata Sutati sambil menitikkan air mata.

Ketua DPC PDIP Kota Tegal H Edy Suripno mengatakan, rehab rumah secara gotong royong itu dilakukan setelah adanya keputusan internal partai.

Apalagi, rumah itu tidak bisa dimasukkan ke dalam program RTLH karena terbentur administrasi yakni status tanah yang masih SK.

"Hari ini, kita menunjukkan bagaimana kepedulian dan keberpihakan PDIP untuk kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat," kata Edy.

Menurut pria yang akrab disapa Uyip itu, perbaikan atap rumah yang dilakukan diperkirakan akan membutuhkan anggaran sebesar Rp10-15 juta. Biaya itu diperoleh dari hasil gotong royong Fraksi PDIP DPRD Kota Tegal.

Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro mengatakan, kondisi rumah Sutati itu memang cukup memprihatinkan dan nyaris ambruk. Itu, mendorong adanya kepedulian dari masyarakat dan semangat gotong royong.

"Karenanya, DPC PDI Perjuangan bersama masyarakat bergotongroyong membantu untuk melakukan rehab rumah Sutati," kata Kusnendro.

Harapannya, kata Kusnendro, setelah dilakukan rehab, rumah itu nantinya bisa layak untuk dihuni Sutati bersama keluarganya. Sehingga, mereka tinggal di dalamnya dengan nyaman dan tidak ada rasa was-was lagi. (muj/ima)

Baca Juga:

  • Tembakan Bharada E Hanya Lukai Brigadir J, Dahlan Iskan Dapat Bocorannya dari Mahfud MD.
  • Brigadir Joshua 2 Kali Bertengkar dengan Bripka RR di Magelang dan Jakarta, Sebelum Akhirnya Ditembak Mati.

Berita Terkait

Berita Terbaru