Rumah Keluarga Bharada E di Manado Kosong, Tetangganya Sebut Semuanya Pergi Sejak Dua Minggu Lalu

MANADO - Sejak dua minggu lalu, keluarga Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E menghilang dari rumah mereka di Kelurahan Mapanget Barat, Mapanget, Kota Manado. Hingga kini, belum jelas apakah hal itu ada kaitannya dengan kasus yang menjerat Bharada E atau tidak.

Bharada E memiliki keluarga yang tinggal di Perumahan Tamara Residence, Kelurahan Mapanget Barat, Mapanget, Kota Manado. Ini seperti yang diungkapkan Kepala Lingkungan VIII, Kelurahan Mapanget Barat, Lenny Pantas, di kantor kelurahan Mapanget Barat.

“Memang benar kedua orang tua Bharada E tersebut tinggal disitu dan merupakan warga saya,” singkatnya beberapa hari lalu.

Namun, Lenny Pantas enggan berkomentar banyak tentang ke mana orang tua Bharada E pergi meninggalkan kediamannya usai kejadian yang menimpa Bharada E. “Kalau itu saya tidak tahu, saya hanya bisa memberikan keterangan sebatas membenarkan terkait domisili tersebut.”

Kamis (4/8) lalu, rumah keluarga Bharada E terlihat sepi. Rumah bercat dinding biru itu terkunci rapat.

Di depan rumah terdapat beberapa bunga yang menghiasi halamannya. Sementara di dinding kaca rumah terdapat beberapa stiker terkait panjat tebing, olahraga yang digeluti Bharada E sebelum menjadi polisi.

Menurut salah satu tetangganya, keluarga Bharada E menghilang sejak Juli lalu. “Rumah (Bharada E) ini sudah kosong sejak dua minggu lalu, tak ada yang huni,” ungkap salah satu tetangga yang tidak bersedia namanya ditulis.

Sejumlah tetangga mengaku mengenal dengan baik keluarga Bharada Eliezer. Apalagi keluarga Bharada Eliezer sering membantu masyarakat sekitar.

“Tante (ibu Bharada E) itu sering bantu warga seperti pendamping begitu,” ujar salah satu tetangga yang meminta agar namanya tak ditulis.

Dikatakannya, keluarga Bharada Eliezer sama seperti keluarga lain pada umumnya di perumahan. Bahkan mereka bersosialisasi dengan baik.

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada Eliezer, telah resmi ditetapkan Bareskrim Polri sebagai tersangka atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir Joshua.

Polisi menetapkan Bharada Eliezer sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Joshua dengan persangkaan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. (poj/zul)

Baca Juga:

  • Ada Pergerakan 20 Pasukan di Luar Kendali Dukung Sambo, Ketua IPW: Brimob Sampai Tak Ingin Bentrok.
  • Tabungan Brigadir J Diduga Dikuras Salah Seorang Tersangka Pembunuhnya, Pengacara Keluarga: Orang Mati Kirim Duit.

Berita Terkait

Berita Terbaru