Sadis! Dicurigai Selingkuh, Istri Tewas Dibantai Suami dengan Linggis, Jasadnya Dibakar

TAPIN - Sadis! Karena terbakar api cemburu, Thabrani (63) tega menghabisi nyawa istri ketiganya, Hasanah (59) dengan cara keji.

Kasus warga di Dusun Batatal Desa Sungai Puting RT 2 RW 1 Kecamatan Candi Laras Selatan Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan inipun akhirnya terungkap.

Hasanah dibunuh oleh suaminya sendiri dengan cara dilinggis, kemudian dibungkus kasur dan dibakar.

Kepada polisi, Thabrani mengaku gelap mata menghabisi nyawa istrinya karena cemburu.

“Namun, setelah apa yang terjadi dan melihat fotonya, saya sangat menyesal,” ucap Thabrani dikutip dari prokal.co, Rabu (12/8) kemarin.

Pria yang mempunyai tiga istri ini menceritakan, awalnya tidak sengaja bertemu dengan korban. Saat itu, ia dari Martapura ke Banjarmasin untuk membeli obat.

“Saya berteduh dekat seberang hotel. Saat hujan reda, saya menyeberang untuk ke toko obat. Secara tidak sengaja saya melihat istri saya masuk ke hotel tersebut,” bebernya.

Lalu, ia intip dari seberang jalan. Lima menit kemudian istri ketiganya itu keluar dari hotel untuk membeli makan.

Thabrani langsung mendatangi istrinya. Ia menanyakan kepada istrinya urusan apa ke hotel tersebut.

“Mau pijat,” ucapnya menirukan jawaban istrinya kala itu.

Sempat ingin mengambil handphone-nya dan berebut. Namun di warung makan itu ada orang, akhirnya Thabrani mengalah dan mengembalikan handphone istrinya.

“Setelah itu, saya ajak ia pulang ke Sungai Puting,” bebernya.

Saat sampai di rumah, ia mandi terlebih dahulu, kemudian melakukan hubungan layaknya suami istri.

Setelah itu, Thabrani menganiaya korban dengan linggis, kemudian membakarnya untuk menghilangkan jejak.

Ditambahkan Thabrani, sebelumnya ia pernah membaca pesan masuk di handphone istrinya, berisi ajakan dari seorang pria untuk pergi ke Banjarmasin dan bermalam.

“Sudah saya tanyakan, tetapi waktu itu ia tidak mengaku,” jelasnya.

Kapolres Tapin AKBP Eko Hadi Prayitno menjelaskan bahwa motif pelaku melakukan pembunuhan, memang sakit hati kepada istri ketiganya ini.

“Ia menduga korban menjalin hubungan dengan laki-laki lain,” bebernya.

Kapolres membeberkan sebelum dibakar, istrinya terlebih dahulu dianiaya menggunakan linggis. Kemudian, korban ditutup kasur, disiram menggunakan minyak tanah, lalu dibakar.

“Kasus ini masih kami selidiki, apakah masuk pembunuhan berencana. Namun, yang jelas pelaku diancam hukuman seumur hidup,” tegasnya. (dly/ema/prokal/ima)

Baca Juga:

  • Unggah Ceramah UAS, Mahfud MD: Terkadang Masih Ada Orang yang Ingin Mengadu Domba Antartokoh Islam.
  • Tiba-tiba Muncul Isu Nama Pengganti Jaksa Agung Beredar di Setneg.

Berita Terkait

Berita Terbaru